Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku menjadi wilayah yang mendapat perhatian khusus dari BMKG karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Kondisi itu dinilai perlu diwaspadai sebab dapat memicu banjir dan tanah longsor, terutama di daerah yang memiliki kerawanan bencana.
Prakirawan BMKG, Selly Brilian, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pembaruan cuaca sebelum beraktivitas di luar rumah. Hujan dengan intensitas tinggi dapat mengganggu mobilitas warga, aktivitas harian, hingga jalur transportasi.
Ancaman hujan lebat di tiga provinsi
Peringatan utama BMKG tertuju pada Jawa Barat, NTT, dan Maluku karena ketiganya masuk kategori wilayah yang diperkirakan menerima hujan lebat hingga sangat lebat. Situasi seperti ini kerap berdampak lebih besar jika terjadi di kawasan perbukitan, lereng, atau daerah dengan drainase yang tidak optimal.
Di wilayah rawan, hujan yang turun dalam waktu singkat pun dapat menimbulkan gangguan serius. Karena itu, kewaspadaan warga menjadi penting sejak awal, bukan hanya saat hujan mulai turun.
Sejumlah kota juga berpeluang diguyur petir
Selain tiga provinsi tersebut, BMKG mencatat Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin berpeluang diguyur hujan disertai petir. Kondisi ini menandakan cuaca dapat berubah cepat dan perlu diperhatikan oleh warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Perubahan cuaca mendadak seperti ini dapat memengaruhi rencana perjalanan maupun aktivitas harian. Warga pun diimbau menyesuaikan kegiatan dengan kondisi langit yang terus bergerak dinamis.
Wilayah lain turut masuk pantauan hujan sedang
BMKG juga menyebut hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di berbagai daerah lain. Bandung, Mamuju, dan Nabire termasuk dalam daftar wilayah yang diperkirakan mengalami kondisi tersebut.
Selain itu, potensi hujan sedang juga muncul di Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjungpinang, Jambi, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangka Raya. Meski intensitasnya tidak setinggi wilayah prioritas, warga tetap perlu menyiapkan langkah antisipasi sesuai kondisi setempat.
Hujan ringan hingga cuaca berawan di sejumlah daerah
BMKG menyampaikan bahwa hujan ringan juga berpeluang turun di Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar Pulau Sulawesi, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Kondisi ini tetap perlu diikuti dengan kewaspadaan karena cuaca bisa bergeser sewaktu-waktu.
Di sisi lain, Pangkalpinang dan Pontianak diperkirakan mengalami cuaca berawan tebal. Ternate dan Manokwari diprediksi berawan sedang, sedangkan Banda Aceh berpotensi mengalami udara kabur yang dapat memengaruhi jarak pandang.
Imbauan agar warga rutin memantau informasi resmi
BMKG meminta masyarakat terus mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi melalui situs bmkg.go.id dan akun media sosial @info.bmkg. Pemantauan rutin dinilai penting agar warga bisa mengambil langkah yang tepat saat potensi cuaca ekstrem muncul di wilayah masing-masing.
Kewaspadaan juga menjadi hal utama di daerah yang rawan banjir dan longsor karena hujan lebat dapat berlangsung singkat namun tetap membawa dampak besar. Dalam situasi cuaca yang cepat berubah, menunda perjalanan atau menjauhi area rawan dapat membantu mengurangi risiko bagi keselamatan warga.
Source: www.merdeka.com






