TikTok-Tokopedia Bukan PHK Massal, Penataan Internal Ini Justru Tambah Rekrutmen

Tokopedia dan TikTok-Tokopedia Group menegaskan bahwa kabar pemutusan hubungan kerja massal di Indonesia tidak benar. Perusahaan menyebut yang terjadi adalah penataan organisasi internal yang mereka istilahkan sebagai talent mobility.

President Director PT Tokopedia, Stephanie Susilo, menjelaskan bahwa sebagian pekerja memilih mengambil paket kompensasi dan pindah ke tempat lain. Ia juga menyebut ada pekerja yang disalurkan ke perusahaan lain di bawah naungan grup bisnis TikTok-Tokopedia.

Di tengah penataan tersebut, perusahaan tetap membuka rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia. Langkah itu menunjukkan bahwa aktivitas perekrutan masih berjalan, meski struktur internal sedang disesuaikan.

Pemerintah menegaskan tidak ada PHK sepihak

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan TikTok-Tokopedia Group tidak melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak. Ia menegaskan bahwa proses yang berlangsung merupakan pembenahan sumber daya manusia di dalam perusahaan, bukan pengurangan tenaga kerja secara massal.

Yassierli menyampaikan penjelasan itu usai Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Menurut dia, Presiden Direktur TikTok-Tokopedia sudah meluruskan bahwa langkah yang diambil bukan PHK akibat kondisi industri.

Ia menambahkan bahwa istilah yang digunakan perusahaan adalah talent mobility, yaitu penyesuaian penempatan tenaga kerja di internal grup. Karena itu, pemerintah melihat proses tersebut sebagai relokasi dan pembenahan organisasi, bukan pemangkasan karyawan.

Angka yang sempat beredar dibantah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad ikut meminta penjelasan dari perwakilan perusahaan Indonesia dan China. Langkah itu ditempuh untuk menjawab isu PHK yang sempat mencuat di ruang publik.

Dasco menyebut kabar PHK terhadap 1.200 pekerja lebih tidak benar. Setelah pertemuan dengan pihak perusahaan dan Kementerian Ketenagakerjaan, tercatat ada sekitar 200 orang yang mengambil kompensasi dalam proses pembenahan tersebut.

Komunikasi perusahaan diminta tetap jelas

Dasco mengakui belum ada rincian lengkap mengenai jumlah pekerja yang terdampak dinamika internal perusahaan. Karena itu, penjelasan resmi dari perusahaan dan pemerintah dinilai penting untuk meredam spekulasi yang berkembang.

Dalam konteks ini, pemerintah menilai komunikasi perusahaan harus terus dijaga agar tidak menimbulkan salah paham di kalangan pekerja maupun publik. Kejelasan informasi juga dinilai penting karena kabar PHK sempat memunculkan kekhawatiran soal nasib karyawan Tokopedia dan ekosistem kerja di dalam grup tersebut.

Dengan penegasan dari Menaker, DPR, dan manajemen perusahaan, isu yang beredar kini mengarah pada penataan SDM internal serta pembukaan posisi baru. Pemerintah tetap menyoroti proses itu agar hak pekerja jelas dan perubahan organisasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

PihakPernyataan UtamaDetail Penting
Menaker YassierliBukan PHKMenilai yang terjadi adalah penataan internal atau talent mobility
TokopediaBantah PHK massalMasih membuka rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco AhmadIsu 1.200 pekerja dibantahMenyebut sekitar 200 orang mengambil kompensasi dalam proses pembenahan
Source: www.viva.co.id
Berita Terkait