Tinggi Badan Jadi Penentu Awal, Rekrutmen Bintara PK TNI AU 2026 Dibuka Gratis

Author: Redaksi Android62

Pendaftaran Bintara PK TNI Angkatan Udara Gelombang II/A-58 Tahun Anggaran 2026 sudah dibuka untuk lulusan SMA, MA, SMK, hingga D3. Jalur ini menjadi salah satu kesempatan masuk ke lingkungan prajurit TNI AU, dengan proses seleksi yang dimulai dari pendaftaran daring dan dilanjutkan tahapan fisik, administrasi, hingga sidang akhir.

Salah satu syarat yang paling diperhatikan calon pelamar adalah ketentuan tinggi badan. Untuk pria, tinggi minimal yang ditetapkan adalah 163 cm, sedangkan wanita atau Wara harus memiliki tinggi minimal 157 cm dengan berat badan seimbang.

Selain syarat fisik, TNI AU juga menekankan kelengkapan administratif dan kondisi pribadi calon peserta. Pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.

Calon peserta juga wajib sehat jasmani dan rohani. Di sisi lain, pelamar tidak boleh memiliki catatan kriminal tertulis dari Kepolisian NKRI dan tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.

Aturan usia ikut menjadi penentu utama. Untuk lulusan D3, batas usia maksimal adalah 25 tahun per 29 Agustus 2026. Sementara lulusan SMA, MA, dan SMK harus berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 24 tahun per 29 Agustus 2026.

Jadwal pendaftaran dan pendidikan

Pendaftaran online dibuka pada 18 Mei sampai 20 Juni 2026. Setelah itu, seleksi tingkat pusat dijadwalkan berlangsung pada 7 sampai 27 Agustus 2026 di Lanud Adi Soemarmo.

Peserta yang lolos akan mengikuti pendidikan pertama mulai 29 Agustus 2026. Pendidikan tersebut berlangsung di Skadik 402 untuk laki-laki dan Skadik 401 untuk perempuan sebelum resmi diangkat menjadi Bintara PK TNI AU berpangkat Sersan Dua.

Langkah daftar secara daring

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi rekrutmen TNI AU di http://rekrutmen.tni-au.mil.id/. Calon peserta perlu membuat akun baru lebih dulu dengan mengisi data diri dan jenjang pendidikan, lalu melakukan validasi akun sebelum bisa masuk menggunakan username dan password yang sudah terverifikasi.

Setelah berhasil masuk ke sistem, peserta wajib melengkapi biodata. Data yang diisi mencakup informasi pribadi, pendidikan, orang tua, dan prestasi.

Tahap berikutnya adalah mencetak kartu daftar dalam bentuk PDF. Setelah itu, peserta harus melakukan daftar ulang ke Lanud tujuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tahapan seleksi yang harus dilewati

Seleksi Bintara PK TNI AU 2026 tidak berhenti di pendaftaran administrasi. Peserta masih harus melalui pemeriksaan kesehatan luar dan dalam, uji kesamaptaan jasmani, tes psikologi, penelitian personel, hingga sidang pantukhir pusat.

Seluruh tahapan tersebut menjadi penentu akhir kelulusan peserta. Karena prosesnya cukup ketat, calon pelamar perlu memastikan seluruh syarat administrasi, fisik, dan jadwal seleksi sudah dipahami sejak awal.

Informasi lebih rinci mengenai syarat juga tersedia pada laman https://rekrutmen.tni-au.mil.id/mn_bintara2#syarat. Laman itu memuat penjelasan tambahan yang dapat membantu calon peserta mempersiapkan diri sebelum mendaftar.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru