Trump Ingin AS Menggelar Piala Dunia Sendiri, Kanada dan Meksiko Tersisih

Author: Redaksi Android62

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginan agar AS menjadi tuan rumah Piala Dunia lagi tanpa melibatkan Kanada dan Meksiko. Gagasan itu membuka kembali pembicaraan mengenai peluang AS mengajukan diri sebagai penyelenggara tunggal pada edisi mendatang.

Peluang terdekat yang masih terbuka untuk pencalonan tuan rumah adalah Piala Dunia 2038. Namun, keinginan politik tersebut belum menjadikan AS sebagai kandidat karena FIFA tetap menjalankan proses pencalonan resmi.

Piala Dunia 2038 Menjadi Peluang Berikutnya

Peta tuan rumah Piala Dunia menunjukkan bahwa edisi 2030 dan 2034 sudah memiliki penyelenggara. Kondisi itu membuat 2038 menjadi turnamen berikutnya yang dapat diperebutkan melalui proses pencalonan.

Edisi Tuan Rumah Keterangan
2030 Spanyol, Portugal, Maroko Penyelenggara utama
2030 Argentina, Paraguay, Uruguay Laga pembuka peringatan 100 tahun Piala Dunia
2034 Arab Saudi Telah ditunjuk sebagai tuan rumah
2038 Belum ditetapkan Terbuka untuk pencalonan

Untuk edisi 2038, negara-negara dari kawasan Amerika Utara dan Oseania diperkirakan memenuhi syarat mengajukan pencalonan. Ketentuan itu berkaitan dengan sistem rotasi FIFA yang membatasi kawasan yang baru menjadi tuan rumah agar tidak langsung mencalonkan diri kembali.

AS memang akan menjadi bagian dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Karena itu, langkah menuju status tuan rumah tunggal pada 2038 tetap bergantung pada aturan kelayakan serta keputusan akhir FIFA.

Pernyataan Trump di New York

Trump menyampaikan pandangannya saat menghadiri resepsi Piala Dunia FIFA di Trump Tower, New York, pada Jumat, 17 Juli 2026 waktu setempat. Acara itu berlangsung menjelang final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Dalam kesempatan tersebut, Trump meminta FIFA mempertimbangkan AS kembali sebagai tuan rumah. “Anda harus memilih AS lagi. Kali ini kita akan mengesampingkan Kanada dan Meksiko,” ujar Trump, seperti dikutip Politico.

Pernyataan itu menonjol karena Piala Dunia 2026 menggunakan format tuan rumah bersama tiga negara Amerika Utara. Trump secara terbuka menyatakan preferensinya agar format tersebut tidak digunakan jika AS memperoleh kesempatan menggelar turnamen berikutnya.

Ia juga menyebut FIFA sebaiknya memberi kesempatan penyelenggaraan setelahnya kepada negara lain. Menurut Trump, pilihan tersebut dapat membantu meredakan ketegangan yang muncul di antara berbagai pihak.

“Memilih negara lain untuk yang berikutnya dan itu akan mengurangi kemarahan, kebencian, dan ketegangan dari semua orang,” tambah Trump. Pernyataan itu menempatkan isu penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar dunia dalam konteks politik dan hubungan antarnegara.

Skema Tuan Rumah yang Sudah Ditentukan

Piala Dunia 2030 akan digelar dengan skema lintas kawasan yang melibatkan enam negara. Spanyol, Portugal, dan Maroko menjadi penyelenggara utama kompetisi tersebut.

Argentina, Paraguay, dan Uruguay dijadwalkan menjadi lokasi pertandingan pembuka. Penempatan tiga laga itu berkaitan dengan peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Setelah itu, Arab Saudi telah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Beritasatu.com melaporkan tahapan pencalonan untuk Piala Dunia 2038 baru akan dimulai beberapa tahun sebelum turnamen berlangsung.

Dengan demikian, ambisi Amerika Serikat untuk menggelar turnamen sendirian masih berada pada tahap preferensi politik. FIFA tetap menjadi pihak yang menentukan jadwal pencalonan, kelayakan peserta, dan tuan rumah akhir Piala Dunia 2038.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru