Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan ide yang tidak biasa dengan mengundang Barack Obama, Joe Biden, dan keluarga Bush ke Gedung Putih untuk menonton football bersama. Gagasan itu ia sampaikan dalam podcast Storytime with the Second Lady yang dipandu ibu negara kedua AS, Usha Vance.
Usulan itu muncul saat Trump membacakan buku President’s Play! terbitan White House Historical Association. Buku tersebut membahas aktivitas santai para presiden Amerika Serikat, termasuk tradisi menonton Super Bowl di Gedung Putih.
Ajakan yang langsung disambut candaan
Dalam percakapan itu, Trump menilai reuni lintas presiden bisa menjadi tontonan besar karena melibatkan tokoh-tokoh yang pernah memimpin Amerika Serikat. Ia menyebut Barack Hussein Obama, Joe Biden, dan keluarga Bush sebagai nama yang mungkin layak diajak hadir.
“Bukankah itu akan menjadi cerita yang bagus? Pers akan heboh,” kata Trump dalam podcast tersebut. Usha Vance lalu menjawab singkat, “Reuni presiden? Itu akan menyenangkan.”
Pandangan Trump soal waktu di Gedung Putih
Di sela pembicaraan, Trump juga menekankan bahwa masa jabatan presiden berlangsung singkat. Ia mengatakan jabatan itu harus dipakai untuk bekerja bagi masyarakat selama berada di Gedung Putih.
“Anda tahu, sikap saya adalah Anda berada di Gedung Putih untuk waktu yang singkat dan merupakan suatu kehormatan untuk berada di sini dan Anda harus bekerja untuk rakyat, bukan?” ujar Trump.
Ucapan tersebut menarik perhatian karena Trump selama ini kerap melontarkan kritik kepada Barack Obama dan sindiran terhadap Joe Biden. Karena itu, ajakan menonton football bersama dinilai kontras dengan gaya komunikasinya yang biasa.
Bill Clinton dan jalur lari di kompleks Gedung Putih
Dalam sesi yang sama, Trump juga memberi pujian kepada mantan Presiden Bill Clinton. Komentar itu muncul saat ia membahas halaman buku yang menyinggung jalur lari di kompleks Gedung Putih yang dibangun pada masa pemerintahan Clinton.
Trump mengatakan dirinya baru mengetahui keberadaan jalur tersebut dan menilainya sebagai sesuatu yang bagus. Ia kemudian menyebut Clinton sebagai orang yang baik.
“Saya sangat menyukai Bill Clinton. Saya masih menyukainya,” kata Trump dalam podcast itu.
| Tokoh | Nama dalam pembahasan | Catatan |
|---|---|---|
| Presiden AS aktif | Donald Trump | Mengusulkan reuni dan memberi komentar soal Gedung Putih |
| Mantan Presiden | Barack Hussein Obama | Disebut sebagai sosok yang mungkin diundang |
| Mantan Presiden | Joe Biden | Disebut sebagai sosok yang mungkin diundang |
| Mantan Presiden | Bill Clinton | Mendapat pujian terkait jalur lari di kompleks Gedung Putih |
| Mantan Presiden | William Howard Taft | Dibahas lewat candaan tentang tubuh dan kecintaannya pada baseball |
Candaan tentang William Howard Taft
Trump juga sempat melontarkan candaan saat membahas William Howard Taft, presiden yang dikenal memiliki bobot tubuh terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Ia menggambarkan Taft sebagai sosok besar yang menyukai baseball, hot dog, dan suasana pertandingan.
Trump kemudian menyisipkan guyonan tentang tubuhnya sendiri ketika membandingkan diri dengan Taft. Gaya bicara itu kembali menunjukkan cara Trump memadukan humor, komentar politik, dan observasi santai dalam satu percakapan.
Hingga kini, usulan reuni mantan presiden di Gedung Putih belum disertai pengumuman resmi mengenai waktu maupun daftar tamu yang akan diundang. Namun, ide tersebut tetap menyedot perhatian karena datang dari Trump di tengah hubungan politik yang selama ini dikenal penuh persaingan dengan sejumlah mantan presiden AS.
