Rp 1,54 M Untuk Kuliah Anak Rusak Kena Rob, BI Tegal Sempat Selamatkan Sebagiannya

Author: Redaksi Android62

Bank Indonesia Perwakilan Tegal menerima permohonan penukaran uang milik Ida, 52 tahun, yang rusak setelah rumahnya terendam banjir rob. Dari total Rp 1,54 miliar, sebanyak Rp 1,51 miliar dinyatakan memenuhi syarat untuk diganti dengan uang rupiah layak edar.

Kondisi uang itu diketahui memburuk setelah lama tersimpan di dalam koper. Saat koper diangkat beberapa hari lalu, bagian luarnya dipenuhi kerak lumpur, sementara lembaran uang di dalamnya menghitam di tepi, lembap, dan saling menempel.

Uang pendidikan yang tak sengaja terendam

Uang tersebut semula disiapkan sebagai biaya kuliah kedokteran anak Ida. Dana itu berasal dari hasil penjualan tanah dan disimpan di dalam koper sebelum akhirnya ikut terdampak rob di kawasan tempat tinggalnya pada Februari 2026.

Karena air laut pasang kembali beberapa kali, koper itu tidak segera diperiksa. Ida baru teringat keberadaan koper tersebut beberapa hari lalu, lalu membukanya dan mendapati kondisi uang sudah rusak.

Kondisi itu sempat membuat Ida panik karena dana yang disiapkan untuk pendidikan anaknya tampak tidak lagi utuh. Seorang kenalan yang bekerja di bank kemudian menyarankan agar uang tersebut dibawa ke Bank Indonesia untuk ditukar.

Petugas BI menghitung dan meneliti lembaran yang rusak

Di BI Perwakilan Tegal, petugas menghitung ulang nominal uang, memisahkan lembaran yang saling menempel, lalu meneliti kondisi setiap bagian uang. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, membenarkan adanya permohonan penukaran tersebut.

Bimala menjelaskan bahwa uang itu rusak karena rumah Ida, warga Batang, terendam air rob. Dari hasil penelitian, hanya sebagian uang yang dapat diganti karena sisanya tidak memenuhi ketentuan penukaran.

Keterangan Nilai Hasil
Total uang yang dibawa Rp 1,54 miliar Diajukan untuk ditukar
Uang yang memenuhi syarat Rp 1,51 miliar Bisa diganti
Sisa uang Rp 30 juta Tidak dapat diganti

Dengan hasil itu, tidak seluruh dana yang semula disiapkan untuk kuliah anaknya bisa diselamatkan. Namun sebagian besar uang yang rusak masih dinyatakan layak ditukar melalui BI Tegal.

Kisah ini menunjukkan bagaimana uang simpanan yang disimpan dalam kondisi tidak aman dapat ikut terdampak bencana, bahkan saat diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan. Dalam kasus Ida, penukaran di BI menjadi langkah terakhir untuk memulihkan sebagian besar dana yang tersisa.

Source: news.detik.com
Berita Terbaru