Ultima Bisa Kembali ke Richard Garriott, EA Masih Menahan Satu Kunci Penting

Richard Garriott disebut sedang bersiap mengambil kembali hak cipta Ultima, dan peluang itu dinilai kian dekat karena masa tunggu hukum yang berlaku akan segera berakhir. Namun, langkah tersebut belum berarti Ultima sepenuhnya lepas dari Electronic Arts.

EA masih memegang merek dagang “Ultima”, sehingga Garriott tidak bisa begitu saja merilis game dengan judul yang sama. Kondisi ini membuat kebangkitan waralaba legendaris itu kemungkinan akan memakai nama lain yang masih terkait, termasuk “Lord British’s Ultima”.

Hak cipta kembali, merek dagang tetap tertahan

Garriott menjelaskan bahwa ia sudah beberapa kali mencoba menghidupkan kembali Ultima saat waralaba itu masih berada di bawah kendali EA. Menurutnya, upaya tersebut muncul sekitar tiap satu dekade, tetapi pembicaraan yang sempat terlihat menjanjikan kerap berhenti begitu saja.

Sekarang, arah yang diambil berbeda karena ia memanfaatkan aturan hak cipta di Amerika Serikat. Aturan itu memungkinkan kreator atau ahli warisnya mengambil kembali hak atas karya setelah 35 tahun, dan karena hak Ultima dijual pada 1992, Garriott bisa mengklaimnya kembali pada 2027.

Warisan besar yang lama dorman

Ultima bukan sekadar seri lama di perpustakaan EA. Waralaba ini dianggap sebagai salah satu fondasi penting game PC dan RPG modern, dengan dunia yang kaya serta dinamis sebagai ciri utamanya.

Pengaruhnya juga menjalar ke luar seri utama. Ultima Underworld dan Ultima Online membantu membentuk arah perkembangan immersive sim dan MMO, sementara Ultima 7 bahkan disebut menjadi inspirasi besar bagi Larian Studios saat mengembangkan Divinity: Original Sin dan Baldur’s Gate 3.

Sejak EA mengambil alih Origin Systems pada 1992, Ultima nyaris tidak aktif sebagai waralaba utama. EA sempat mencoba menghidupkannya lewat Lord of Ultima pada 2010 dan Ultima Forever pada 2013, tetapi keduanya tidak berkembang menjadi kebangkitan besar yang bertahan lama.

Langkah berikutnya masih menunggu bentuk akhir

Garriott mengatakan bahwa “Lord British’s Ultima” akan mendapatkan kembali seluruh hak cipta dari karya orisinalnya. Meski begitu, ia menegaskan bahwa bentuk akhirnya masih menjadi tantangan yang perlu diputuskan lebih lanjut.

Momen ini muncul saat pasar CRPG dianggap cukup terbuka untuk kebangkitan semacam itu. Keberhasilan Larian Studios dan juga developer lain seperti Owlcat menunjukkan bahwa game role-playing berskala besar masih punya tempat kuat di tengah pemain.

Garriott disebut akan membahas rencana itu lagi saat hadir di Dragon Con. Ia berharap sudah memiliki “lebih banyak pemikiran” tentang arti pengembalian hak Ultima ketika acara tersebut berlangsung, sementara masa depan waralaba ini kini tampak jauh lebih terbuka dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait