UTBK-SNBT USK Diikuti 12.648 Peserta, Panitia Minta Cek Lokasi Ujian Dengan Teliti

Panitia UTBK-SNBT di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, kembali mengingatkan peserta agar tidak keliru mendatangi lokasi ujian. Peringatan itu muncul setelah pada hari pertama pelaksanaan masih ditemukan peserta yang datang ke titik yang salah.

UTBK-SNBT di USK diikuti 12.648 peserta dan digelar di 13 lokasi yang tersebar di kawasan kampus Darussalam. Pelaksanaan ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut dimulai pada Selasa (21/4) dan langsung mendapat perhatian dari jajaran pimpinan kampus.

Pimpinan kampus turun memantau ujian

Rektor USK Mirza Tabrani memantau langsung sejumlah lokasi untuk memastikan ujian berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Peninjauan dilakukan di beberapa fakultas, termasuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Keperawatan.

Kehadiran pimpinan kampus menunjukkan besarnya perhatian terhadap pelaksanaan UTBK-SNBT yang menjadi pintu masuk penting bagi calon mahasiswa baru. Di tengah pengawasan itu, Mirza meminta peserta tetap serius selama mengerjakan soal dan menggunakan waktu sebaik mungkin.

“Kerjakan setiap soal dengan cermat dan jangan lupa berdoa,” ujar Mirza saat memantau jalannya ujian di lingkungan kampus USK.

Masih ada peserta yang salah lokasi

Di saat proses ujian berlangsung, panitia mendapati ada peserta yang datang tidak sesuai lokasi yang tertera. Temuan tersebut membuat pihak kampus menekankan kembali pentingnya peserta memeriksa kartu ujian sebelum berangkat.

Mirza menilai kesalahan seperti itu sebenarnya bisa dicegah bila peserta mempersiapkan diri dengan baik sejak awal. Menurutnya, kartu peserta menjadi acuan utama agar lokasi ujian tidak tertukar.

“Panitia masih menemukan peserta yang salah lokasi. Hal ini tidak akan terjadi jika peserta mempersiapkan diri dengan baik,” katanya.

Karena lokasi ujian tersebar di beberapa titik, peserta diminta lebih teliti agar tidak salah gedung maupun salah fakultas. Ketepatan lokasi dinilai sama pentingnya dengan kesiapan mengikuti soal.

Peserta diimbau datang lebih awal

Selain memastikan lokasi yang benar, peserta juga diminta tiba lebih awal sebelum sesi dimulai. Langkah ini dianggap membantu peserta memeriksa kembali perlengkapan, menenangkan diri, dan menghindari kepanikan menjelang ujian.

Panitia juga menegaskan bahwa seluruh persyaratan yang sudah ditetapkan harus dibawa ke tempat ujian. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting agar peserta tidak mengalami hambatan saat pemeriksaan administrasi berlangsung.

Koordinasi pelaksanaan UTBK-SNBT di USK melibatkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kepala UPT TIK, serta pejabat terkait lainnya. Pengawasan bersama dilakukan supaya seluruh rangkaian ujian tetap tertib dan berjalan sesuai prosedur.

Jalur penting dalam penerimaan mahasiswa baru USK

Dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini, USK menetapkan porsi 30 persen untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Sebanyak 35 persen dialokasikan lewat jalur SNBT, sedangkan 35 persen sisanya melalui jalur mandiri atau SMMPTN Barat.

Komposisi tersebut membuat UTBK-SNBT menjadi salah satu jalur utama bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke USK. Tidak heran jika jumlah peserta yang mencapai 12.648 orang mencerminkan tingginya minat terhadap kampus negeri di Banda Aceh itu.

Pelaksanaan UTBK-SNBT di USK dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026. Selama periode itu, panitia memastikan pengawasan tetap ketat agar ujian berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait