Bangunan itu memegang rekor sebagai gedung satu lantai tertinggi di dunia dan menjadi salah satu struktur terbesar berdasarkan volume. Di balik skala tersebut, Vehicle Assembly Building atau VAB di Kennedy Space Center, Florida, kini tetap memegang peran penting dalam rencana NASA menuju Mars.
Fasilitas ini masih dipakai untuk merakit Space Launch System atau SLS, roket super berat yang mendukung wahana Orion. Komponen SLS untuk misi Artemis III bahkan sudah lebih dulu tiba di VAB untuk persiapan peluncuran yang ditargetkan pada 2027.
Ruang raksasa untuk merakit roket besar
VAB berdiri di tengah wilayah rawa di Florida Timur dengan ruang dalam mencapai 130 juta kaki kubik. Skala itu dibutuhkan karena NASA memang merakit kendaraan antariksa berukuran besar di dalamnya sebelum dipindahkan perlahan ke landasan peluncuran.
NASA mencatat bangunan ini ditopang 98.590 ton baja dan 65.000 yard kubik beton. Fondasinya turun 164 kaki ke batuan dasar dengan 4.225 tiang baja, sementara empat high bay di dalamnya diakses lewat pintu setinggi 456 kaki yang disebut sebagai yang terbesar di dunia dan memerlukan sekitar 45 menit untuk dibuka.
Ukuran gedung ini sulit disamakan dengan bangunan lain. Tingginya mencapai 525 kaki, jauh melampaui Patung Liberty yang tingginya 151 kaki 1 inci tanpa pedestal.
Dari Saturn V hingga era Artemis
Tempat ini pernah menjadi lokasi perakitan Saturn V, roket setinggi 363 kaki yang membawa astronot Apollo ke permukaan Bulan. Setelah itu, pola kerja yang sama berlanjut ketika program Space Shuttle menjadi andalan NASA.
Kebiasaan itu tidak berubah saat NASA masuk ke era Artemis. Setelah dirakit di dalam VAB, kendaraan antariksa kemudian dipindahkan secara bertahap ke lokasi peluncuran untuk menjalani misi berikutnya.
Pembangunan VAB selesai bertahap. Balok penyangga terakhir dipasang pada 1965, lalu pekerjaan platform interior baru rampung pada tahun berikutnya.
Sejak saat itu, VAB menjadi rumah bagi program Apollo, Skylab, Space Shuttle, dan kini SLS serta Orion. Sejarah panjang itu membuat bangunan ini berkembang menjadi pusat kerja yang terus menyesuaikan diri dengan tujuan baru NASA.
Masih jadi bagian dari jalan panjang ke Mars
NASA menyebut misi Artemis dan SLS yang dirakit di VAB sebagai bagian penting menuju penerbangan berawak ke permukaan Mars. Badan antariksa itu juga tengah menyiapkan rencana untuk mengirim astronot ke Mars dalam misi dua tahun dengan memakai generasi baru sistem propulsi canggih yang sebelumnya pernah ditangani di fasilitas ini.
Rencana tersebut masih bergantung pada uji coba yang ingin dilakukan NASA di permukaan Bulan setelah pendaratan Artemis IV yang sukses. Dengan fungsi yang terus berubah mengikuti program antariksa Amerika Serikat, VAB tetap menjadi tempat di mana tiap komponen besar harus disatukan dengan presisi sebelum mimpi menuju Mars bergerak lebih jauh.
