Ribuan kilometer perjalanan menuju Bali menjadi bagian dari kampanye yang tidak sekadar menonjolkan touring. Vespa Amazing Ride (VAR) 2026 membawa pesan tentang kepatuhan pajak kendaraan, keselamatan berkendara, dan pemanfaatan layanan digital.
Gelaran bertema One Spirit, One Journey itu dijadwalkan berlangsung pada 25-28 Juni 2026. Rangkaian kegiatan ini melibatkan SIGNAL (Samsat Digital Nasional) di bawah Korlantas Polri, Kemendagri, Jasa Raharja, dan PT Pos Indonesia.
Pendekatan yang dibawa dalam kegiatan ini dibuat lebih interaktif. Peserta tidak hanya diajak berkumpul dalam satu perjalanan, tetapi juga diarahkan untuk memahami kemudahan administrasi kendaraan melalui jalur digital serta pentingnya disiplin berlalu lintas.
SIGNAL dan komunitas Vespa jadi sarana sosialisasi
Perwakilan SIGNAL, Jetto Arif, menyebut VAR 2026 menjadi ruang sosialisasi pembayaran pajak kendaraan secara digital melalui aplikasi SIGNAL. Kegiatan itu juga disebut sebagai bentuk kolaborasi SIGNAL dan PT Pos Indonesia untuk mendekatkan layanan kepada komunitas kendaraan bermotor.
Pemilihan komunitas Vespa GT dalam kampanye ini tidak dilakukan tanpa alasan. Komunitas tersebut dinilai memiliki karakter kuat, solidaritas tinggi, dan daya jangkau lintas generasi yang luas.
Nilai itu dianggap sejalan dengan upaya membangun partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung budaya tertib berlalu lintas. Pada saat yang sama, kampanye ini juga menekankan kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor.
Administrasi kendaraan kini bisa lebih praktis
Dari sisi registrasi kendaraan, Korlantas Polri menilai ada korelasi kuat antara pelaksanaan VAR 2026 dengan edukasi administrasi kendaraan bermotor. AKBP Ari Satmoko, Kasi Binyan Subdit STNK Ditregident Korlantas Polri, mengatakan acara ini bukan hanya media sosialisasi aplikasi SIGNAL.
Menurut Ari, kegiatan tersebut juga memberi edukasi mengenai pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan bermotor. Ia menegaskan bahwa wajib pajak kini dapat melakukan pengesahan STNK tahunan secara digital melalui aplikasi SIGNAL.
Kemudahan itu diharapkan mendorong kesadaran membayar pajak yang lebih praktis. Selain itu, kebiasaan tertib dalam urusan dokumen kendaraan juga diharapkan terbentuk lebih kuat.
Dukungan dari Jasa Raharja
PT Jasa Raharja juga memberi dukungan pada rangkaian kegiatan ini. Kepala Urusan SWDKLLJ PT Jasa Raharja, Robinson Alfabet, yang mewakili Kepala Divisi Asuransi, menilai komunitas motor punya peran strategis dalam membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Robinson menekankan pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu-rambu, dan sikap saling menghormati di jalan. Menurutnya, seluruh komunitas motor yang menjunjung disiplin berkendara perlu mendapat dukungan.
Ia juga menyebut komunitas Vespa GT bisa menjadi contoh positif bagi generasi muda. Contoh itu terlihat dari cara berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Rute perjalanan dan agenda di Bali
VAR 2026 akan dimulai dengan Flag Off Ceremony di Surabaya pada 26 Juni 2026. Setelah itu, rombongan bergerak dari Pulau Jawa menuju Bali untuk melanjutkan rangkaian perjalanan lintas pulau.
Setibanya di Pulau Dewata, peserta akan mengikuti SATMORI atau Saturday Morning Ride menuju Museum Kebon Vintage Cars di Denpasar. Agenda ini menjadi warna tambahan di luar kegiatan touring utama.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Kantor Pos Renon yang menjadi lokasi Finish Line Ceremony. Titik tersebut menandai berakhirnya etape utama perjalanan.
Penutupan kegiatan akan dilakukan melalui Sunset Ride menuju Pantai Melasti. Agenda itu dipilih sebagai simbol kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan yang selama ini melekat pada komunitas Vespa.
Kolaborasi antara layanan digital, komunitas kendaraan bermotor, dan mitra strategis diharapkan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain pengalaman touring, VAR 2026 membawa pesan tentang keselamatan berkendara, kepatuhan pajak kendaraan, dan pemanfaatan layanan digital yang semakin memudahkan urusan publik.
