Persik Kediri harus menahan napas hingga menit-menit akhir sebelum memastikan kemenangan 3-2 atas Arema FC. Sempat unggul tiga gol, Macan Putih nyaris kehilangan kendali ketika Singo Edan menekan deras di penghujung laga.
Hasil ini terasa penting karena Persik tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga lolos dari situasi yang hampir berbalik menjadi bencana. Di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik, Jawa Timur, duel Super League itu berjalan cepat dan penuh perubahan ritme sejak awal.
Persik langsung menunjukkan efektivitasnya saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Ernesto Gomez memanfaatkan umpan tarik akurat dari Telmo Castanheira untuk membuka keunggulan timnya.
Tekanan Persik belum berhenti setelah gol cepat tersebut. Mereka kembali menambah keunggulan pada menit ke-27 melalui Telmo Castanheira, yang melepas tendangan keras setelah menerima operan dari Krisna Bayu Otto.
Menjelang turun minum, Persik makin nyaman menguasai keadaan. Ernesto Gomez kemudian mencetak gol keduanya lewat aksi individu yang rapi, setelah melewati barisan pertahanan Arema dan mengakhiri pergerakan itu dengan tembakan keras ke gawang.
Arema mengubah jalannya laga di babak kedua
Memasuki paruh kedua, Arema FC menaikkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Tim Singo Edan terus mencari celah, tetapi Persik masih mampu menjaga keunggulan hingga laga mendekati akhir waktu normal.
Baru pada menit ke-86 Arema berhasil memperkecil skor menjadi 3-1. Alberto menyambut umpan matang dari Salim Tuharea yang bergerak dari sisi kanan, lalu mengubah situasi pertandingan menjadi lebih hidup.
Gol itu memantik semangat Arema untuk terus menekan. Upaya mereka akhirnya berbuah lagi pada menit terakhir waktu normal ketika Wallison Maia mencetak gol lewat sundulan dan membuat skor berubah menjadi 3-2.
VAR ikut menentukan tensi akhir
Gol Wallison Maia sempat memunculkan tanda tanya karena awalnya dianggap offside. Setelah peninjauan melalui VAR, gol tersebut akhirnya disahkan dan pertandingan pun berubah semakin panas di menit-menit terakhir.
Meski Arema berhasil mencetak dua gol di ujung laga, Persik tetap mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir. Situasi yang semula tampak aman berubah menjadi duel yang menegangkan, sebelum Macan Putih memastikan kemenangan tipis namun sangat berharga.
Tiga poin ini juga memengaruhi posisi kedua tim di klasemen Super League. Persik Kediri naik ke peringkat ke-12 dengan 36 poin, sementara Arema FC tertahan di posisi ke-11 dengan 39 poin dari rangkaian laga yang sudah dijalani.







