Bukan Sekadar Pelatihan, EAS Group Asah Calon Pemimpin Lewat Bintalsik Ketat

Author: Redaksi Android62

EAS Group bersama Jhonlin Institute menempatkan pembinaan mental dan fisik sebagai langkah serius untuk menyiapkan calon pemimpin di lingkungan perusahaan. Sebanyak 39 peserta dari berbagai unit usaha mengikuti Bintalsik serta Training Refreshment Staff Operasional Batch 1 yang dibuka di Ex Mako Brimob Sungai Kecil pada 8 Juni 2026.

Program ini dipandu oleh Jhonlin Security Service (JSS) dengan penekanan pada disiplin, kepemimpinan, integritas, dan daya tahan mental. Rangkaian pelatihan tersebut juga diarahkan agar peserta siap menghadapi tekanan kerja di lapangan dan tuntutan operasional yang terus berkembang.

Penguatan SDM jadi fokus utama

Pembukaan program dipimpin oleh Direktur Keuangan EAS Group, Tamlikho, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh aset fisik, melainkan juga oleh kualitas orang-orang yang mengelolanya.

Tamlikho menyebut investasi paling penting bagi perusahaan adalah pengembangan kompetensi, karakter, integritas, dan kepemimpinan karyawan. Menurutnya, sumber daya manusia yang unggul menjadi fondasi untuk menjaga keberlanjutan usaha dan menghadapi tantangan bisnis di masa depan.

Latihan yang menyasar mental, fisik, dan kemampuan kerja

Bintalsik dirancang untuk membentuk mentalitas kerja yang tangguh, disiplin, dan berintegritas. Peserta juga dibekali kesiapan fisik serta mental agar lebih siap menghadapi tekanan dalam aktivitas operasional sehari-hari.

Materi yang diberikan tidak hanya menyentuh pembinaan dasar. Peserta turut memperoleh penguatan pada kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan kolaborasi di lingkungan kerja.

Materi teknis agronomi ikut diberikan

Selain pembinaan mental dan fisik, peserta akan menerima materi teknis agronomi dari pimpinan serta praktisi berpengalaman di lingkungan EAS Group. Materi ini disiapkan agar peserta memahami aspek kerja yang lebih teknis dan tetap relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Tamlikho berharap pelatihan tersebut menjadi momentum bagi peserta untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, dan memperkuat jejaring kerja. Ia juga menyebut para peserta sebagai individu pilihan yang dipercaya perusahaan untuk berkembang lebih jauh.

“Kalian adalah individu-individu pilihan yang mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk terus berkembang dan dipersiapkan menjadi calon pemimpin di masa depan,” ujar Tamlikho.

Rangkaian pelatihan berlanjut di Jhonlin Institute

Setelah pembukaan, Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 14 Juni 2026 di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe. Agenda lanjutan ini menjadi bagian dari upaya EAS Group mencetak SDM yang kompeten, berkarakter, dan siap menjawab kebutuhan operasional maupun bisnis perusahaan di masa mendatang.

Dalam industri perkebunan kelapa sawit yang semakin dinamis dan kompetitif, pelatihan seperti Bintalsik menjadi salah satu cara perusahaan membangun kesiapan internal. Penguatan mental, keterampilan teknis, dan kepemimpinan diposisikan sebagai prioritas yang langsung terkait dengan keberlangsungan usaha.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru