Veda Ega Pilih Kejar Poin, Bukan Gelar Rookie of the Year di Moto3

Veda Ega Pratama memilih tidak menjadikan gelar Rookie of the Year sebagai sasaran utama dalam musim debutnya di Moto3 2026. Pebalap Honda Team Asia itu lebih menekankan pengumpulan poin dan pengalaman di kelas yang baru dijalaninya.

Pendekatan tersebut diambil ketika peluangnya menjadi rookie terbaik masih terbuka. Dengan 11 balapan tersisa, selisih poin antarpembalap debutan belum terlalu lebar.

Veda kini mengoleksi 90 poin dan menempati peringkat keenam klasemen Moto3 2026. Dari 11 seri yang telah berlangsung, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sudah dua kali naik podium di posisi ketiga.

Ia juga enam kali menyelesaikan balapan di dalam 10 besar. Catatannya turut mencakup dua kali gagal finis serta satu hasil di posisi ke-16.

Persaingan Rookie Masih Terbuka

Di antara para pendatang baru, Veda berada di urutan kedua. Posisi teratas sementara ditempati Brian Uriarte, yang sudah mengumpulkan 127 poin dan berada di posisi kedua klasemen umum.

Hakim Hanish dari Malaysia juga menjadi pesaing dekat dengan perolehan 86 poin. Artinya, Veda hanya unggul empat poin atas Hakim dalam persaingan sesama rookie.

PembalapPoinPosisi Klasemen Moto3 2026
Brian Uriarte1272
Veda Ega Pratama906
Hakim Hanish86

Meski posisinya cukup kompetitif, Veda melihat kualitas para rookie musim ini sebagai tantangan besar. Brian dan Hakim disebutnya sama-sama sudah menunjukkan kemampuan melalui kemenangan balapan.

Dalam pernyataannya di Senayan, Jakarta, Selasa (15/7), Veda menyampaikan bahwa peluang selalu ada, tetapi ia tidak ingin terbebani target penghargaan individu. Ia menilai musim pertamanya harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi di Moto3.

“Ya… ya enggak ada yang enggak mungkin, tapi ya memang rookie tahun ini hampir semua kuat-kuat, seperti Brian yang kemarin menang dan Hakim yang menang,” kata Veda. Ia kemudian menegaskan tidak memusatkan perhatian untuk meraih gelar Rookie of the Year karena masih menjalani tahun pertama di kelas tersebut.

Pengalaman Menjadi Prioritas

Bagi Veda, poin tetap penting karena menentukan posisi di klasemen dan menjadi ukuran konsistensi sepanjang musim. Namun, hasil itu ia tempatkan sejalan dengan kebutuhan untuk menambah pemahaman serta jam terbang di lintasan Moto3.

“Jadi ya… saya mencoba untuk mengoleksi poin sebanyak mungkin dan juga ya jadi apa… tambah pengalaman sayalah,” katanya. Pernyataan itu menegaskan bahwa target jangka pendeknya bukan sekadar mengungguli rookie lain, melainkan berkembang dari seri ke seri.

Dua podium ketiga yang telah diraih memberi tanda bahwa Veda mampu bersaing di barisan depan dalam kondisi tertentu. Enam finis 10 besar juga menjadi modal penting untuk menjaga perolehan poin pada paruh kedua musim.

Moto3 2026 akan kembali bergulir pada 9 Agustus melalui GP Inggris setelah jeda paruh musim. Seri tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda untuk melanjutkan tren hasil positif sambil memperkaya pengalamannya.

Source: sport.detik.com
Berita Terkait