Veda Ega Tembus 8 Besar di Sachsenring, Bangkit Setelah Sempat Merosot ke Posisi 16

Author: Redaksi Android62

Veda Ega Pratama menutup Moto3 Jerman 2026 dengan hasil yang patut dicatat di Sirkuit Sachsenring. Pebalap Indonesia itu finis di posisi kedelapan setelah sempat tercecer hingga urutan ke-16 pada jalannya balapan.

Hasil tersebut memperlihatkan ketahanan Veda dalam persaingan rapat kelas Moto3. Di tengah balapan yang berlangsung ketat, rider Honda Team Asia itu mampu menjaga ritme dan mengamankan poin penting untuk melanjutkan musim.

Uriarte Menang Tipis, Persaingan Podium Sangat Rapat

Balapan yang digelar pada Minggu (12/7/2026) dimenangi Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo. Ia mencatat waktu 33’02.694 dan hanya unggul 0.063 detik atas Maximo Quiles yang finis kedua.

Matteo Bertelle menempati posisi ketiga, disusul Marco Morelli di urutan keempat. Rico Salmela kemudian mengamankan posisi kelima, sementara Adrian Fernandez dan Jesus Rios melengkapi tujuh besar.

Posisi Pebalap Tim Selisih
1 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo 33’02.694
2 Maximo Quiles CFMOTO Gaviota Aspar Team +0.063
3 Matteo Bertelle LEVEL UP MTA +5.053
4 Marco Morelli CFMOTO Gaviota Aspar Team +5.060
5 Rico Salmela Red Bull KTM Tech3 +5.139
6 Adrian Fernandez Leopard Racing +8.626
7 Jesus Rios Rivacold Snipers Team +11.418
8 Veda Ega Pratama Honda Team Asia +15.657

Veda finis tepat di depan Ryusei Yamanaka yang menempati posisi kesembilan. Di belakangnya, Eddie O’Shea, Alvaro Carpe, dan Hakim Danish mengisi posisi 10 besar berikutnya dengan selisih yang masih rapat.

Di klasemen akhir balapan, Cormac Buchanan dan Joel Kelso menyusul di posisi 14 besar. Guido Pini, Leo Rammerstorfer, Nicola Carraro, Casey O’Gorman, Marcos Uriarte, Eduardo Gutierrez, dan David Almansa juga tercatat menyelesaikan lomba.

Balapan Sachsenring juga diwarnai dua pebalap yang gagal finis atau DNF, yaitu Adrian Cruces dari CIP Green Power dan Joel Esteban dari LEVEL UP MTA. Situasi itu menambah ketatnya akhir pekan Moto3 di Jerman yang sejak awal sudah berlangsung dalam jarak antarpebalap yang sangat dekat.

Bagi Veda, finis kedelapan ini menjadi bekal penting untuk menjaga momentum pada seri-seri berikutnya. Performa bangkit setelah turun ke posisi 16 menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di grup tengah hingga balapan berakhir.

Source: oto.detik.com
Berita Terbaru