VF 3 Menjadi Tumpuan Utama VinFast di Indonesia, Porsinya Tembus Lebih dari 70 Persen

Author: Redaksi Android62

VinFast kini punya penopang paling kuat di pasar Indonesia, dan itu datang dari VF 3. Model mungil tersebut menyumbang lebih dari 70 persen dari total penjualan merek asal Vietnam itu di Tanah Air.

Data Gaikindo menunjukkan penjualan wholesales VinFast mencapai 1.424 unit sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari jumlah itu, VF 3 menjadi model dengan permintaan tertinggi dan berperan sebagai tulang punggung penjualan perusahaan.

Jika kontribusinya melampaui 70 persen, maka penjualan VF 3 diperkirakan mendekati 1.000 unit selama lima bulan pertama 2026. Angka itu menempatkan model ini sebagai motor utama pertumbuhan VinFast di pasar nasional.

Mobil kecil masih paling mudah diterima

Kuatnya VF 3 memberi sinyal jelas tentang selera konsumen Indonesia. Mobil listrik berukuran kompak dengan harga yang lebih terjangkau masih menjadi pilihan utama di tengah pasar yang terus berkembang.

Dalam konteks persaingan yang makin ramai, model yang ringkas dan praktis punya peluang lebih besar untuk menarik pembeli. Karakter itu membuat VF 3 lebih cepat mendapat tempat dibandingkan model lain di lini VinFast.

Model VinFast Posisi di Pasar Keterangan
VF 3 Paling dominan Menjadi backbone penjualan dan menyumbang lebih dari 70 persen
VF 5 Pendukung Berada di segmen compact
VF e34 Pendukung Sudah lebih dulu dikenal sejak awal kehadiran VinFast di Indonesia
VF 6 Pendukung Disiapkan untuk kelas yang lebih tinggi
VF 7 Pendukung Disiapkan untuk kelas yang lebih tinggi
MPV 7 Potensial Diarahkan menjadi backbone berikutnya
Limo Green Pelengkap Melengkapi lini produk VinFast

Lini produk makin lengkap, tetapi kontribusi masih timpang

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan VF 3 masih menjadi primadona di Indonesia. Menurut dia, model itu saat ini masih menjadi backbone penjualan VinFast.

Rinaldi menjelaskan bahwa VinFast sebenarnya sudah memiliki jajaran produk yang cukup lengkap. Portofolio itu mencakup mobil listrik perkotaan hingga model untuk kebutuhan keluarga.

Di segmen paling awal, VinFast mengandalkan VF 3 sebagai produk entry. Di atasnya ada VF 5 untuk segmen compact, lalu VF e34 yang lebih dahulu dikenal saat awal kehadiran merek tersebut di Indonesia.

Untuk kelas yang lebih tinggi, VinFast menyiapkan VF 6 dan VF 7. Perusahaan juga melengkapi lini produknya dengan MPV 7 serta Limo Green untuk memperluas jangkauan pasar.

Kelengkapan itu menunjukkan bahwa VinFast tidak hanya bertumpu pada satu model. Namun, realisasi penjualan sejauh ini tetap memperlihatkan bahwa VF 3 masih jauh di atas model lain.

MPV 7 disiapkan jadi penopang baru

Meski VF 3 mendominasi, VinFast tidak berhenti di segmen kompak. Perusahaan kini menyiapkan MPV 7 sebagai tumpuan berikutnya yang diharapkan mampu ikut menopang penjualan.

Rinaldi menilai model tujuh penumpang itu punya potensi besar di Indonesia. Harapan tersebut bertumpu pada karakter pasar otomotif nasional yang masih sangat menyukai kendaraan keluarga.

Ia juga menyebut pasar MPV di Indonesia relatif stabil. Bahkan, segmen itu disebut terus meningkat, sehingga VinFast melihat ruang pertumbuhan yang menjanjikan untuk model keluarga.

Alasan itu yang mendorong VinFast memperkenalkan MPV 7. Bagi perusahaan, kendaraan tujuh penumpang tetap punya tempat kuat karena sesuai dengan kebutuhan banyak konsumen di Indonesia.

Sampai Mei 2026, data wholesales 1.424 unit menjadi penanda bahwa VinFast terus mencatat perkembangan positif di Indonesia. Dalam capaian itu, VF 3 tampil paling menonjol dan menjadi indikator utama arah penerimaan konsumen terhadap merek tersebut.

Dominasi satu model juga memperlihatkan tantangan lanjutan bagi VinFast. Perusahaan perlu memperluas kontribusi model lain agar struktur penjualan menjadi lebih seimbang di pasar yang semakin kompetitif.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru