VinFast Evo Lite menjadi nama yang paling mencuri perhatian di daftar motor listrik murah karena jarak tempuhnya mencapai 205 km. Dengan banderol Rp9,2 juta hingga Rp9,7 juta, model ini tampil paling menonjol untuk pembeli yang mengejar daya jelajah tanpa keluar dari batas Rp10 juta.
Di sisi lain, pilihan termurah justru datang dari Uwinfly D66I yang dipasarkan sekitar Rp4 jutaan per unit. Motor listrik baru keluaran 2026 ini menawarkan desain mirip vespa matic dan bagasi yang lebih luas, sehingga menarik bagi pengguna yang lebih memprioritaskan harga awal dan kepraktisan.
Pasar motor listrik di kelas bawah Rp10 juta kini terlihat jauh lebih beragam. Ada model yang mengincar efisiensi harian, ada yang menawarkan baterai lepas-pasang, dan ada pula yang menonjol lewat kapasitas tempuh lebih panjang.
Pilihan dengan jarak tempuh paling jauh
Selain VinFast Evo Lite, Greentech Aero atau GT Aero juga masuk daftar yang patut diperhatikan. Harganya berada di kisaran Rp6 juta hingga Rp9 jutaan dan model ini disebut mampu menempuh 150 km, dengan opsi baterai ganda berdaya 72V 32Ah.
Kombinasi harga dan daya jelajah itu membuat Greentech Aero berada di posisi menarik untuk penggunaan harian. Model ini memberi alternatif bagi pembeli yang ingin menekan biaya tanpa langsung masuk ke kelas motor listrik yang lebih mahal.
Model lain di rentang harga menengah
Exotic Mizone hadir sebagai opsi Rp6 jutaan yang masih relevan untuk kebutuhan harian. Versi standarnya dijual sekitar Rp6,8 jutaan, dengan jarak tempuh 85 km dan kecepatan maksimal 50 km/jam.
Volta 401 juga masuk kelompok harga yang masih berada di bawah Rp10 juta setelah potongan atau subsidi. Motor ini dibanderol Rp9 jutaan dan menawarkan kecepatan maksimal 60 km/jam, jarak tempuh 60 km, serta sistem swap baterai atau SGB.
Nama populer yang tetap berada di bawah Rp10 juta
Polytron Fox S menjadi salah satu nama yang cukup dikenal di segmen ini. Harganya tercatat Rp9,5 juta setelah subsidi Rp7 juta dari harga normal sekitar Rp16,5 juta, dengan mesin 3000 watt, jarak tempuh 70 km, dan kecepatan maksimal 40 km/jam.
Di kelas yang sama, VinFast Evo Lite justru unggul pada sisi jarak tempuh dibandingkan beberapa pesaingnya. Dengan mesin 2450 watt dan kecepatan maksimal 50 km/jam, model ini menempuh 205 km dan menjadi yang paling jauh di antara enam motor yang tercatat.
Daftar ringkas enam motor listrik di bawah Rp10 juta
| Model | Harga | Jarak Tempuh | Kecepatan Maksimal | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Uwinfly D66I | Rp4 jutaan | – | – | Desain mirip vespa matic, bagasi lebih luas |
| Greentech Aero | Rp6 juta-Rp9 jutaan | 150 km | – | Opsi baterai ganda 72V 32Ah |
| Exotic Mizone | Rp6,8 jutaan | 85 km | 50 km/jam | Versi standar |
| Volta 401 | Rp9 jutaan | 60 km | 60 km/jam | Swap baterai (SGB) |
| Polytron Fox S | Rp9,5 juta | 70 km | 40 km/jam | Harga setelah subsidi Rp7 juta |
| VinFast Evo Lite | Rp9,2 juta-Rp9,7 juta | 205 km | 50 km/jam | Di bawah Rp10 juta |
Susunan harga ini menunjukkan bahwa motor listrik murah tidak lagi identik dengan pilihan yang seragam. Ada yang unggul di banderol paling rendah, ada yang menonjol di jarak tempuh, dan ada juga yang menawarkan kemudahan penggunaan lewat swap baterai.
