Visual Forza Horizon 6 Tetap Ganas, Satu Setelan Ini Bikin FPS Lebih Stabil di PC Lemah

Author: Redaksi Android62

Satu titik paling menarik dari Forza Horizon 6 di PC justru ada pada opsi pengaturan visualnya. Gim ini memberi ruang besar untuk menjaga tampilan tetap tajam, tetapi tetap membuka peluang performa yang stabil bahkan pada PC menengah hingga kelas bawah.

Kabar yang melegakan datang dari optimasinya yang disebut sudah rapi sejak awal. Karena itu, pengaturan grafis tidak lagi menjadi penentu tunggal apakah gim bisa berjalan nyaman, melainkan lebih berfungsi sebagai alat untuk menyempurnakan keseimbangan antara kualitas gambar dan kelancaran.

Setting yang paling menentukan

Di antara banyak opsi grafis, ada satu pendekatan yang paling penting: memakai preset custom. Dengan pola ini, pemain bisa mendorong elemen visual yang paling terlihat ke level tinggi, sambil menahan fitur yang terlalu berat agar frame rate tetap aman.

Car Level of Detail dan Environment Texture Quality sama-sama diposisikan tinggi pada profil low, lalu naik ke Extreme pada profil recommended dan ultra. Sementara itu, Environment Geometry Quality justru menjadi salah satu kompromi utama karena diset Medium di low, lalu meningkat ke Extreme pada dua profil di atasnya.

Refleksi juga diatur dengan pendekatan serupa. Car Reflection Quality berada di High pada low dan Extreme pada recommended serta ultra, tetapi Screen Space Reflections Quality dimatikan di semua profil karena bukan prioritas utama untuk rasio visual dan performa.

Opsi yang tetap aman untuk banyak PC

Forza Horizon 6 berjalan di atas ForzaTech Engine versi terbaru, mesin yang punya rekam jejak baik di PC kelas menengah dan rendah. Itulah alasan gim ini terasa relatif ramah untuk banyak konfigurasi perangkat, apalagi dengan bantuan preset otomatis yang menyesuaikan spesifikasi PC.

Di Steam, kebutuhan minimumnya mencakup Windows 10 22H2 64-bit, Intel i5-8400 atau AMD Ryzen 5 1600, RAM 16 GB, serta GPU Nvidia GTX 1650, AMD RX 6500 XT, atau Intel Arc A380. Gim ini juga meminta DirectX 12 dan ruang penyimpanan 167 GB.

Untuk rekomendasi, daftar yang tercantum meliputi Intel i5-12400F atau AMD Ryzen 5 5600X, RAM 16 GB, dan GPU Nvidia RTX 3060 Ti, AMD RX 6700 XT, atau Intel Arc A580. Kehadiran GTX 1650 pada batas minimum memberi sinyal bahwa banyak PC lama masih punya peluang menjalankan gim ini dengan layak.

Tiga pengaturan penting saat frame rate mulai goyah

Jika ada area yang paling sering dipantau pemain, maka Shadow Quality, Shader Quality, dan Environment Detail menjadi kandidat utama untuk diturunkan lebih jauh. Tiga opsi ini disebut paling masuk akal untuk dipangkas saat profil low masih menimbulkan stutter di PC yang sangat lama.

Penurunan tersebut memang akan mengurangi ketajaman visual mobil dan dunia di sekelilingnya. Namun, imbalannya adalah performa yang lebih stabil saat balapan berlangsung.

Gim ini juga menyediakan penghitung penggunaan GPU VRAM dan RAM secara real time. Patokan idealnya, penggunaan VRAM dijaga di bawah 80 persen, meski gim disebut tetap cukup aman bahkan ketika melewati ambang tersebut.

Pengaturan video dan teknologi bantuan gambar

Resolusi tetap sebaiknya mengikuti monitor yang dipakai. Untuk frame rate, profil low disarankan di angka 90 fps, sedangkan profil recommended dan ultra menggunakan mode unlocked atau variable.

V-Sync disarankan dimatikan pada low dan recommended, lalu dinyalakan di ultra. Full screen tetap aktif di semua profil karena menjadi pilihan standar untuk menjaga konsistensi performa, sementara Motion Blur diatur dimatikan pada low, short pada recommended, dan long pada ultra.

Di bagian peningkatan gambar, pengguna AMD disarankan menyalakan AMD FSR 3.1.5 AA, sedangkan pengguna Intel bisa memakai Intel XeSS AA. Pada GPU Nvidia, DLSS aktif di semua profil, dengan Super Resolution diset Balanced untuk low, Quality untuk recommended, dan dimatikan di ultra.

Nvidia DLAA hanya aktif di ultra, sedangkan Frame Generation juga disarankan aktif dan dapat dinaikkan setinggi yang didukung GPU. Untuk kartu seri 50, mode 4x MFG juga bisa digunakan, sementara Nvidia Reflex Low Latency dimatikan di low lalu memakai On+Boost pada recommended dan ultra.

Detail visual lain yang tetap dipertahankan

Anti-aliasing diatur TAA aktif pada low, lalu dimatikan pada recommended dan ultra. Resolusi scaling memakai AMD FSR 3.1.5 atau Intel XeSS-SR sesuai merek GPU, sedangkan AMD FidelityFX CAS dimatikan di semua profil.

Bayangan dan pencahayaan juga punya pola yang berbeda-beda. Shadow Quality bergerak dari High, Ultra, lalu Extreme, sementara Night Shadows dimatikan di low dan menjadi Extreme di recommended serta ultra.

Screen Space GI Quality dimatikan di semua profil, tetapi Raytraced GI Quality dipasang Medium di low dan recommended, lalu naik ke Extreme di ultra. Shader Quality berada di High pada low dan Extreme pada dua profil di atasnya, sedangkan Audio Quality tetap Ultra di seluruh profil.

Di sisi efek tambahan, Deformable Terrain Quality disetel High, Ultra, dan Extreme, sementara Particle Effects Quality berada di Medium untuk low lalu Ultra pada recommended dan ultra. Volumetric Fog Quality juga naik dari Medium ke Ultra lalu Extreme, dan Lens Effects bergerak dari Medium ke Extreme.

Motion Blur Quality ikut ditingkatkan dari Low ke High lalu Ultra, menunjukkan bahwa gim ini tetap memberi banyak ruang untuk mengejar tampilan yang lebih dramatis tanpa harus mengorbankan semua sisi performa. Dengan susunan pengaturan seperti ini, Forza Horizon 6 terlihat memang disiapkan agar pemain PC tidak perlu memilih antara visual ganas dan frame rate yang aman.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru