Vivo X Fold 6 Sudah Lolos Sertifikasi Indonesia, Peluncuran Global Tinggal Menunggu Waktu

Vivo X Fold 6 semakin kuat mengarah ke pasar internasional setelah muncul di basis data sertifikasi SDPPI Indonesia. Kehadiran model V2559 di jalur sertifikasi ini menjadi sinyal bahwa versi global perangkat lipat tersebut sedang disiapkan.

Jejak yang sama sebelumnya juga ditemukan di sertifikasi EEC Eropa. Meski dokumen sertifikasi itu tidak memuat rincian teknis, kemunculan di dua basis data berbeda biasanya menunjukkan tahap persiapan peluncuran lintas pasar sudah berjalan.

Model Global dan Indikasi Pasar Luar Negeri

Temuan tersebut pertama kali diungkap oleh Anvin (@ZionsAnvin) dan dikutip oleh Gadgets 360. Dalam data SDPPI, Vivo X Fold 6 tercatat dengan nomor model V2559 tanpa tambahan spesifikasi baru.

Status itu penting karena Vivo X Fold 6 sejauh ini masih eksklusif di China. Jika pola peluncuran pendahulunya berulang, daftar sertifikasi luar negeri sering menjadi pintu awal sebelum perangkat benar-benar masuk ke negara lain.

AspekDetail
Model globalV2559
Sertifikasi yang sudah munculSDPPI Indonesia, EEC Eropa
Status pasar saat iniEksklusif China
Indikasi utamaPeluncuran global makin dekat

Bekal dari Peluncuran di China

Di China, Vivo X Fold 6 meluncur pada Juni dengan harga awal CNY 7,999 untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Perangkat ini tersedia dalam warna Blue Hole, Polar Night, dan Salt Lake, yang disebut sebagai terjemahan dari nama warna versi China.

Ponsel lipat model buku ini menjalankan Android 16 berbasis OriginOS 6 Fold. Vivo juga membekalinya dengan layar lipat AMOLED 8,02 inci dan layar penutup 6,51 inci.

Spesifikasi yang Menonjol

Untuk ketahanan, Vivo X Fold 6 membawa sertifikasi IP58 + IP59 terhadap debu dan air. Di bagian dapur pacu, perangkat ini memakai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super dengan dukungan hingga 16GB LPDDR5x Ultra RAM dan penyimpanan internal hingga 1TB UFS 4.1.

Sektor kamera menjadi salah satu andalan utama. Vivo menanamkan tiga kamera belakang hasil tuning Zeiss, terdiri dari sensor utama 200 megapiksel serta dua sensor 50 megapiksel.

Untuk kebutuhan swafoto, tersedia dua kamera depan 20 megapiksel. Sementara itu, sumber dayanya ditopang baterai 7.000mAh dengan pengisian cepat 80W lewat kabel dan 40W nirkabel.

Rumor sebelumnya menyebut perangkat ini akan hadir di India pada Oktober dengan banderol di atas Rs. 1,05,000. Jika jadwal itu benar, Vivo X Fold 6 akan masuk ke persaingan ponsel lipat premium dengan modal layar besar, baterai jumbo, dan konfigurasi kamera yang agresif.

Source: www.gadgets360.com
Berita Terkait