Vivo X300 Ultra Membuat X300 Terlihat Masuk Akal, Selisihnya Ternyata Jauh

Author: Redaksi Android62

Selisih antara Vivo X300 dan Vivo X300 Ultra tidak hanya terasa di harga, tetapi juga di kelas perangkat yang dituju. Vivo X300 dibanderol sekitar $910 (₹76,000), sedangkan Vivo X300 Ultra berada di kisaran $1,500 (₹1,60,000), dan jarak itu langsung tercermin pada layar, kamera, performa, serta fitur tambahan.

Karena itulah, pilihan di antara keduanya cukup jelas bergantung pada kebutuhan. Vivo X300 lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan flagship ringkas dan kuat tanpa masuk ke level ultra-premium, sementara X300 Ultra menyasar pembeli yang mengejar paket paling lengkap untuk fotografi, videografi, dan hiburan.

Vivo X300, flagship ringkas yang tetap serius

Vivo X300 membawa layar LTPO AMOLED 6,31 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi 1216 × 2640. Ukuran ini membuatnya lebih mudah digenggam, tetapi tetap menjaga karakter flagship lewat panel premium dan kecepatan layar yang tinggi.

Di bagian dapur pacu, ponsel ini mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 berbasis 3nm dengan GPU Arm G1-Ultra. Kombinasi tersebut sudah menempatkan X300 sebagai perangkat kelas atas, meski masih berada satu tingkat di bawah model Ultra untuk beban grafis yang lebih berat.

Sektor kamera juga tetap menarik. Vivo X300 dibekali kamera utama 200MP dengan OIS, kamera telefoto periskop 50MP dengan 3x optical zoom, dan kamera ultra-wide 50MP.

Untuk kebutuhan video, perangkat ini mendukung perekaman 4K hingga 120fps. Daya tahannya datang dari baterai 6,040mAh untuk versi global, lengkap dengan pengisian 90W wired, 40W wireless, dan reverse wired charging.

X300 Ultra bermain di kelas yang berbeda

Jika X300 masih menawarkan keseimbangan, Vivo X300 Ultra masuk ke wilayah tanpa kompromi. Ponsel ini memakai panel LTPO AMOLED 6,82 inci beresolusi 1440 × 3168 dengan refresh rate 144Hz, serta dukungan Dolby Vision, HDR10+, dan HDR Vivid.

Performa juga ikut naik kelas berkat Snapdragon 8 Elite Gen 5 3nm dengan GPU Adreno 840. Chipset ini memberi ruang lebih besar untuk gaming dan pemrosesan grafis, sekaligus mempertegas posisi Ultra sebagai varian paling bertenaga di lini tersebut.

Perbedaan paling besar ada pada kamera belakang. Sama-sama mengusung kamera utama 200MP, tetapi X300 Ultra memakai sensor yang lebih besar dan gimbal OIS, sehingga stabilisasi dan potensi kualitas gambarnya lebih tinggi.

Lompatan paling mencolok muncul di kamera telefoto. Vivo X300 Ultra membawa periskop 200MP dengan 3.7x optical zoom dan kemampuan macro, jauh melampaui telefoto 50MP 3x milik Vivo X300.

Kamera ultra-wide pada model Ultra juga dibuat lebih serius. Sensor yang lebih besar, Dual Pixel AF, dan OIS memberi fleksibilitas lebih baik untuk pemotretan maupun perekaman video.

Di sisi video, X300 Ultra tampil lebih profesional dengan dukungan 8K, 4K hingga 120fps, Dolby Vision HDR, dan 10-bit Log. Paket ini membuatnya lebih dekat ke perangkat yang memang dirancang untuk pembuatan konten serius.

Fitur yang menjadi pembeda tambahan

Kedua ponsel sama-sama membawa optik Zeiss, sensor sidik jari ultrasonik, rating IP68/IP69, RAM hingga 16GB, penyimpanan hingga 1TB UFS 4.1, kamera depan 50MP AF, serta Android 16 dengan OriginOS 6. Fondasi dasarnya tetap premium di kedua model.

Namun X300 Ultra menambah beberapa fitur yang tidak hadir di model biasa. Di antaranya ada Satellite SOS pada varian 1TB, output DisplayPort via USB-C 3.2, codec Bluetooth aptX Adaptive dan aptX Lossless, serta dukungan lensa zoom eksternal.

Baterainya juga lebih besar, yaitu 6,600mAh, dengan pengisian 100W wired, 40W wireless, dan reverse wireless charging. Kombinasi ini membuatnya lebih unggul untuk penggunaan panjang sekaligus lebih fleksibel saat harus mengisi daya perangkat lain.

Meski demikian, Vivo X300 tetap punya argumen yang kuat. Dengan harga jauh lebih rendah, layar LTPO AMOLED, kamera utama 200MP, telefoto periskop, wireless charging, dan ketahanan IP68/IP69, model ini masih terasa rasional bagi banyak pengguna.

Pada akhirnya, X300 Ultra memang menawarkan perangkat keras yang lebih lengkap dan lebih ekstrem di hampir semua sisi penting. Tetapi bagi pembeli yang mengutamakan nilai, Vivo X300 justru terlihat sebagai pilihan yang lebih aman agar tidak membayar selisih besar untuk fitur yang mungkin tidak semua orang butuhkan.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru