Kroasia memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang tipis 2-1 atas Ghana di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat. Hasil itu membuat tim asuhan Zlatko Dalic melangkah sebagai runner-up Grup L, sementara Ghana juga tetap lolos meski kalah di laga penentu.
Kemenangan Kroasia ditentukan oleh gol menit ke-83 yang dicetak Nikola Vlasic melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. Gol tersebut menjadi penentu setelah Ghana sempat menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Gol Ghana Sempat Mengubah Jalannya Laga
Ghana bangkit setelah jeda dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-73 melalui Derrick Luckassen. Proses gol itu sempat ditinjau ulang lewat video assistant referee atau VAR sebelum akhirnya disahkan.
Keputusan tersebut sempat memberi tekanan besar kepada Kroasia karena posisi laga berubah menjadi imbang di fase krusial. Meski begitu, Kroasia tetap menjaga ritme permainan dan terus menekan pertahanan Ghana sampai peluang penentu datang.
Gol pembuka Kroasia sendiri lahir lebih dulu pada menit ke-32 lewat Petar Sucic. Gelandang Kroasia itu melepas tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan gawang Benjamin Asare.
Kroasia Lebih Efisien Saat Peluang Datang
Sejak awal, pertandingan berlangsung ketat. Kroasia lebih banyak menguasai bola, sedangkan Ghana memilih menekan tinggi untuk memutus aliran operan pendek lawan dan menjaga duel tetap seimbang.
Pola itu membuat laga berlangsung dengan tempo terukur dan penuh kehati-hatian. Namun, Kroasia mampu menunjukkan efisiensi saat mendapat ruang tembak dan memaksimalkannya menjadi dua gol yang menentukan hasil akhir.
Susunan pemain juga memperlihatkan kekuatan utama kedua tim di laga ini. Kroasia menurunkan Dominik Livakovic, Josip Stanisic, Marin Pongracic, Josip Sutalo, Mateo Kovacic, Luka Modric, Nikola Vlasic, Martin Baturina, Petar Sucic, Ante Budimir, dan Ivan Perisic.
Ghana tampil dengan Benjamin Asare di bawah mistar, didukung Jonas Adjetey, Gideon Mensah, Derrick Luckassen, Marvin Senaya, Thomas Partey, Kwasi Sibo, Antoine Semenyo, Elisha Owusu, Jordan Ayew, dan Kamaldeen Sulemana. Dengan susunan itu, Ghana tetap memberi perlawanan sampai menit-menit akhir meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
Laga di Philadelphia menegaskan ketatnya persaingan Grup L. Kroasia membutuhkan ketenangan hingga menit akhir untuk mengamankan tiket lolos, sedangkan Ghana tetap mampu menjaga peluang dan menuntaskan fase grup dengan status tetap melaju ke babak berikutnya.
