Voice Transcription Offline di Galaxy A37 5G dan A57 5G, Catatan Cepat dan Cari Layar Makin Ringkas

Fitur AI di Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G menjadi sorotan karena Samsung tidak menempatkannya sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian dari kebutuhan harian yang langsung bisa dipakai. Salah satu yang paling menarik adalah Voice Transcription, yang disebut sebagai yang pertama hadir di Galaxy A Series dan dapat merekam suara, mengubahnya menjadi teks, lalu menerjemahkannya ke berbagai bahasa tanpa koneksi internet.

Kemampuan offline itu membuat kedua ponsel ini terasa relevan untuk banyak situasi, mulai dari rapat, kuliah, hingga belajar bahasa asing. Di saat pengguna sering berpindah aplikasi dan butuh cara kerja yang lebih ringkas, fitur seperti ini membantu menangkap inti pembicaraan tanpa harus mengetik manual.

Samsung juga memperkuat pengalaman pencarian di layar lewat Circle to Search with Google. Pengguna cukup melingkari objek di layar untuk mencari informasi, termasuk detail outfit dan aksesori, sehingga proses mencari terasa lebih singkat dan praktis.

Di sisi lain, AI Select hadir untuk mempercepat aktivitas menyimpan konten atau membuat GIF. Fitur ini memotong beberapa langkah yang biasanya perlu dilakukan saat berbagi konten, sehingga pengguna dapat bergerak lebih cepat saat menemukan materi yang ingin disimpan.

AI yang dibuat lebih berguna untuk aktivitas harian

Bukan hanya untuk mencari dan mencatat, rangkaian fitur AI di dua perangkat ini juga disiapkan untuk multitasking. Multi-Window Drag & Drop membantu pengguna memindahkan konten antar aplikasi dengan lebih mudah saat bekerja maupun saat menikmati hiburan.

Ada juga Object Eraser yang dipakai untuk menghapus objek yang mengganggu di foto. Hasil gambar pun bisa terlihat lebih rapi dan natural, terutama saat digunakan untuk unggahan media sosial yang membutuhkan tampilan bersih.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Samsung mendorong AI agar terasa dekat dengan kebiasaan pengguna muda. Alih-alih menjadi fitur yang rumit, AI justru dibentuk agar mendukung aktivitas yang paling sering dilakukan setiap hari.

Kamera dan Nightography untuk kebutuhan konten

Di sektor kamera, Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G sama-sama membawa konfigurasi triple camera. Galaxy A57 5G mendapat kamera ultra-wide 12MP, sementara keduanya juga dibekali kamera macro 5MP untuk menangkap detail jarak dekat.

Pembaruan penting lainnya ada pada Nightography yang ditingkatkan. Teknologi ini dirancang agar foto dan video tetap terang, tajam, dan minim noise saat dipakai di kondisi low-light.

Bagi pengguna yang sering merekam suasana malam, fitur ini memberi ruang lebih besar untuk menangkap momen city lights, nongkrong, atau aktivitas kuliner. Karena itu, kedua ponsel terasa lebih siap mendukung kebutuhan konten modern yang tidak selalu terjadi di siang hari.

Desain lebih tipis, layar lebih lega

Galaxy A57 5G tampil dengan bodi yang lebih tipis dan ringan, dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot 179 gram. Ukuran seperti ini membuat perangkat lebih nyaman digenggam dan mudah dibawa ke mana saja.

Layar juga dibuat lebih imersif berkat bezel yang makin tipis. Tampilan yang lebih luas ini membantu pengalaman menonton, bermain gim, dan menjelajahi media sosial terasa lebih enak dilihat.

Samsung menyediakan pilihan warna berbeda pada masing-masing model. Galaxy A57 5G hadir dalam Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icyblue, dan Awesome Lilac, sedangkan Galaxy A37 5G tersedia dalam Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, dan Awesome White.

Material metal frame pada Galaxy A57 5G turut memberi kesan premium sekaligus mendukung daya tahan perangkat. Di kelas menengah, detail seperti ini sering menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mencari ponsel stylish tetapi tetap fungsional.

Performa, baterai, dan program penawaran

Dari sisi dapur pacu, Galaxy A57 5G mendapat peningkatan CPU, GPU, dan NPU. Samsung menyebut peningkatan ini membuat perangkat lebih cepat dan responsif untuk gaming, streaming, hingga editing.

Ada juga vapor chamber yang lebih besar untuk membantu menjaga suhu tetap stabil saat ponsel digunakan intensif. Dukungan ini penting agar performa tidak cepat turun ketika perangkat dipakai dalam waktu lama.

Untuk daya tahan, baterai 5.000mAh diklaim mampu bertahan hingga dua hari. Pengisian dayanya didukung Super Fast Charging 2.0, yang memungkinkan kapasitas hingga 60% tercapai sekitar 30 menit.

Samsung juga menyiapkan program penawaran hingga 30 April 2026, termasuk cashback hingga ratusan ribu rupiah, trade-in dengan harga kompetitif, cicilan 0% tanpa DP, dan bundling Galaxy Wearables. Galaxy A57 5G disebut menawarkan keuntungan hingga Rp5,3 juta, sementara Galaxy A37 5G dipasarkan dengan harga mulai dari Rp6 jutaan.

Berita Terkait