Endo Mundur dari Piala Dunia, Jepang Kehilangan Kapten di Saat Paling Berat

Jepang harus menghadapi Piala Dunia 2026 tanpa Wataru Endo, sosok yang selama ini menjadi kapten sekaligus penggerak utama di lini tengah. Keputusan itu memperberat situasi Samurai Biru yang juga kehilangan Kaoru Mitoma sebelum turnamen dimulai.

Endo menyampaikan pengunduran dirinya dari skuad melalui akun media sosial pribadinya pada Jumat, 12 Juni 2026. Gelandang berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa ia sudah melakukan segala cara untuk pulih dari cedera kaki kiri, tetapi kondisi fisiknya tidak berkembang seperti yang diharapkan.

Keputusan yang lahir dari proses pemulihan panjang

Dalam pernyataannya, Endo mengatakan bahwa ia tidak menyesali upaya yang sudah dilakukan selama masa pemulihan. Ia mengaku tetap kecewa karena gagal tampil di ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.

“Saya akan mundur dari skuad Piala Dunia. Sejak mengalami cedera, saya melakukan segala hal yang mungkin saya lakukan untuk bisa sampai di titik ini, jadi saya tidak punya penyesalan,” tulis Endo.

Ia juga menilai bahwa perkembangan tim Jepang dalam beberapa tahun terakhir patut dibanggakan. Menurutnya, ambisi untuk menjadi juara dunia kini terasa lebih nyata dibanding sebelumnya.

“Tentu saja ada rasa frustrasi tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia ini, namun lebih dari itu, saya bangga melihat bagaimana kami bisa berkembang sejak di Piala Dunia Qatar dengan saya sebagai kapten, memimpin tim ini dan menjadikan tujuan kami ‘memenangkan Piala Dunia’ menjadi sesuatu yang bisa kami ucapkan dengan layak,” lanjutnya.

Akhir perjalanan bersama Samurai Biru

Tidak hanya mundur dari Piala Dunia 2026, Endo juga mengumumkan pensiun dari tim nasional Jepang. Dengan keputusan itu, perjalanan panjangnya bersama Samurai Biru resmi berakhir.

“Dengan ini, saya juga akan pensiun dari tim nasional. Jadi mulai saat ini, saya akan mendukung tim nasional Jepang sebagai salah satu fans,” ujar Endo.

Kepergian Endo menjadi kehilangan besar bagi Jepang bukan semata karena kualitasnya sebagai gelandang. Ia juga dikenal sebagai figur penting di ruang ganti dan pemimpin yang berpengaruh sejak Piala Dunia Qatar 2022.

Moriyasu harus mencari solusi baru

Absennya Endo menambah pekerjaan besar bagi pelatih Hajime Moriyasu dalam menjaga keseimbangan tim. Jepang kini dituntut segera menemukan pengganti yang mampu menjaga stabilitas permainan di tengah persaingan ketat turnamen.

Situasi itu makin sulit karena Kaoru Mitoma juga dipastikan tidak masuk skuad. Winger Brighton & Hove Albion tersebut mengalami cedera hamstring pada Mei lalu dan harus menepi.

Dengan dua pemain penting absen, Jepang harus menata ulang rencana menghadapi laga pertama Piala Dunia 2026. Moriyasu kini dituntut meracik komposisi terbaik agar Samurai Biru tetap kompetitif meski kehilangan dua nama andalan mereka.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait