Wonderwall Jadi Lagu Kemenangan Inggris, Ini Alasan Oasis Kembali Menguasai Piala Dunia

Author: Redaksi Android62

Wonderwall kembali menjadi bagian penting dari perayaan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Lagu Oasis itu terdengar sebagai nyanyian kemenangan The Three Lions setiap kali Inggris meraih hasil positif, termasuk setelah menundukkan Kroasia pada laga pembuka di Dallas Stadium.

Tradisi bernyanyi bersama suporter itu kemudian ikut dibawa para pemain dalam perjalanan menuju semifinal. Kapten Timnas Inggris Harry Kane menyebut momen tersebut sebagai salah satu pengalaman paling berkesan selama mengenakan seragam Inggris, terutama di turnamen besar.

Wonderwall Mengubah Suasana Perayaan Inggris

Di antara tiga lagu yang diserahkan Inggris kepada FIFA untuk diputar sebelum dan sesudah pertandingan, Wonderwall kini menonjol paling kuat. Dua lagu lain yang juga masuk daftar adalah Sweet Caroline milik Neil Diamond dan Hey Jude dari The Beatles.

Lagu Asal Peran di Inggris
Wonderwall Oasis Menjadi lagu kemenangan utama di Piala Dunia 2026
Sweet Caroline Neil Diamond Sering dipakai pada turnamen-turnamen sebelumnya
Hey Jude The Beatles Masuk daftar lagu Inggris sebagai bentuk penghormatan kepada Jude Bellingham

Pemilihan Hey Jude memiliki makna khusus karena menjadi penghormatan kepada Jude Bellingham. Namun dalam turnamen kali ini, Wonderwall yang perlahan mengambil alih perayaan dan menyatukan pemain dengan pendukung setelah pertandingan.

Kenapa Lagu Ini Terasa Dekat dengan Inggris

Ikatan Wonderwall dengan Inggris terasa kuat karena Oasis lahir dan berkembang di Manchester. Lagu yang ditulis Noel Gallagher dan dinyanyikan Liam Gallagher itu juga membawa identitas yang lekat dengan sejarah band tersebut.

BBC International menilai popularitas lagu ini ikut terdorong oleh kebangkitan Oasis. Setelah video para pemain Inggris menyanyikannya viral di media sosial, Wonderwall kembali masuk 40 besar tangga lagu Inggris.

Penulis biografi Oasis, PJ Harrison, mengatakan keberhasilan itu terjadi secara alami dan tidak pernah direncanakan. Ia menilai lagu tersebut mendapat kehidupan emosional sendiri setelah melekat pada momen kemenangan Inggris di Piala Dunia.

“Begitu lagu itu melekat pada momen emosional seperti kemenangan pertama Inggris di Piala Dunia, lagu tersebut langsung memiliki kehidupan emosionalnya sendiri dan dengan cepat membangun nostalgia,” ujarnya dikutip dari BBC International.

Harrison juga menyoroti lirik Wonderwall yang ambigu, sehingga setiap pendengar bebas memberi makna masing-masing. Lagu itu bisa terasa tentang tim nasional Inggris, seorang pemain, keluarga, atau orang yang dicintai.

Emosi Ganda yang Cocok dengan Sepak Bola

Penulis musik sekaligus penggemar sepak bola John Robb menyebut Wonderwall pas untuk sepak bola karena memadukan euforia dan melankolia. Menurutnya, dua emosi itu memang selalu hadir dalam sepak bola, sebab kemenangan dan kekalahan dapat terasa sangat dekat.

“Ada euforia sekaligus melankolia. Sebagai penggemar sepak bola, setiap detik Anda bisa menang, tetapi setiap detik juga bisa kalah. Wonderwall menangkap kedua perasaan itu. Ini adalah lagu sepak bola yang sempurna,” katanya.

Meski tidak pernah ditulis sebagai lagu sepak bola, Noel Gallagher sempat mengakui bahwa atmosfer tribun Stadion Maine Road, markas lama Manchester City, ikut memengaruhi proses kreatifnya. Ia juga menyebut sepak bola sebagai soal komunitas dan persahabatan, sesuatu yang cocok dengan lagu seperti Wonderwall.

Fenomena ini membuat lagu yang dirilis pada 1995 itu kembali berada di pusat perhatian. Dari karya klasik Oasis, Wonderwall kini menjadi bagian dari identitas perayaan Timnas Inggris di panggung dunia.

Source: www.cnbcindonesia.com
Berita Terbaru