Wuling Eksion Siap Meluncur April 2026, SUV Elektrifikasi 7 Kursi Mulai Rp389 Jutaan

Wuling Eksion diperkirakan masuk ke pasar secara resmi pada April 2026 dengan dua pilihan teknologi, yakni EV dan PHEV. Di kisaran harga awal Rp389 jutaan untuk varian EV, model ini langsung menargetkan pasar SUV keluarga 7-seater yang sedang ramai diburu.

Langkah itu membuat Eksion diposisikan sebagai opsi baru bagi konsumen yang membutuhkan mobil besar, modern, dan efisien. Versi PHEV juga disiapkan dengan perkiraan harga Rp400 juta hingga Rp500 jutaan, bergantung pada teknologi serta kapasitas baterai yang digunakan.

Dua opsi penggerak untuk kebutuhan berbeda

Kehadiran EV dan PHEV memberi Wuling ruang yang lebih luas untuk menjangkau calon pembeli. Konsumen yang ingin beralih penuh ke mobil listrik bisa melirik varian EV, sedangkan pengguna yang masih membutuhkan dukungan mesin bensin untuk mobilitas jarak jauh dapat mempertimbangkan PHEV.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Eksion tidak diarahkan hanya untuk satu tipe pengguna. Wuling tampak membaca kebutuhan pasar yang belum seragam, terutama di segmen keluarga yang mengutamakan fleksibilitas penggunaan sehari-hari.

Harga awal dibuat agresif

Banderol Rp389 jutaan untuk varian EV menjadi titik penting dalam strategi harga Eksion. Dengan posisi tersebut, Wuling menempatkan model ini pada level yang cukup agresif untuk kelas SUV listrik keluarga.

Di sisi lain, rentang Rp400 juta hingga Rp500 jutaan untuk PHEV terlihat lebih realistis jika melihat perbedaan teknologi dan kapasitas baterai. Jika kisaran tersebut benar hadir saat peluncuran, Eksion berpeluang menjadi penantang serius di pasar SUV elektrifikasi.

SUV keluarga dengan kabin tiga baris

Eksion disebut hadir sebagai SUV berukuran besar dengan fokus pada kebutuhan keluarga aktif. Konfigurasi tiga baris kursi menjadi salah satu daya tarik utama karena memberi kapasitas lebih fleksibel bagi penumpang dan barang bawaan.

Ruang kabin yang lega juga menjadi nilai jual penting di tengah persaingan SUV keluarga yang makin ketat. Bagi konsumen, aspek fungsional seperti itu sering menjadi penentu selain tampilan luar dan teknologi penggerak yang dibawa.

Desain modern dan nuansa premium

Dari gambaran awal yang beredar, Eksion tampil dengan bodi besar dan garis desain modern. Karakter tersebut penting karena pasar SUV keluarga kini menuntut kendaraan yang tidak hanya lapang, tetapi juga terlihat menarik dan terasa lebih premium.

Pada bagian interior, model ini disebut berpotensi membawa layar hiburan berukuran besar dan panel instrumen digital modern. Material kabin juga diarahkan untuk memberi kesan lebih mewah, sehingga Eksion tidak hanya mengandalkan sisi utilitas.

EV dan PHEV untuk karakter pemakaian yang berbeda

Varian EV ditujukan bagi pengguna yang ingin kendaraan tanpa emisi gas buang. Karakter berkendaranya diperkirakan halus dengan torsi instan khas mobil listrik, yang biasanya cocok untuk lalu lintas perkotaan.

Sementara itu, versi PHEV menawarkan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin. Kombinasi ini memberi keuntungan dalam efisiensi bahan bakar sekaligus rasa aman saat dipakai untuk perjalanan lebih jauh.

Momentum yang bisa menguntungkan Wuling

Pasar SUV keluarga di Indonesia terus berkembang dan minat terhadap kendaraan elektrifikasi juga meningkat. Kondisi itu membuat kehadiran Eksion berpotensi datang pada waktu yang tepat, terutama bagi pembeli yang mencari mobil lega dan lebih efisien.

Dengan dua pilihan teknologi sekaligus, Wuling berpeluang menarik konsumen dari dua arah. RadarMadura.id menyebut model ini bisa menjadi salah satu peluncuran paling menarik pada 2026 bila spesifikasi resminya sesuai dengan ekspektasi pasar, sementara publik masih menunggu detail lanjutan mengenai distribusi resmi dan uji jalan perdana.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer