XForce HEV Menawarkan Full Hybrid dan ADAS, Grand Vitara Unggul di Fitur Kabin

Author: Redaksi Android62

Mitsubishi XForce HEV membawa pembeda besar di persaingan SUV ringkas Rp400 jutaan melalui sistem full hybrid yang memungkinkan mobil melaju dengan tenaga listrik tanpa bensin. Model ini juga menawarkan paket keselamatan aktif Diamond Sense, fitur yang tidak tercantum pada Suzuki Grand Vitara.

Keunggulan teknologi itu datang dengan harga Rp445 juta, lebih tinggi dibanding Grand Vitara yang dipasarkan Rp416 juta hingga Rp419 juta. Selisih tersebut menempatkan keduanya pada pilihan karakter yang berbeda, antara elektrifikasi dan perlindungan aktif atau kenyamanan kabin dengan biaya lebih rendah.

Motor Listrik dan Sistem Keselamatan Aktif

XForce HEV memakai mesin bensin 1.600 cc DOHC MIVEC berkode 4A92 yang bekerja bersama motor listrik. Motor listriknya menghasilkan tenaga 114 Tk dan torsi 255 Nm, memberi karakter penggerak yang berbeda dari sistem mild hybrid.

Sistem full hybrid pada Mitsubishi memungkinkan penggunaan mode elektrik tanpa konsumsi bensin. Menurut Kompas.com, kemampuan ini menjadi nilai utama yang menjelaskan posisi harga XForce HEV di atas rivalnya.

SUV ini menyediakan tujuh mode berkendara, termasuk mode Wet untuk kondisi jalan basah. Mitsubishi juga menyematkan Active Yaw Control atau AYC untuk membantu menjaga kestabilan kendaraan ketika menikung.

Paket Diamond Sense berbasis radar melengkapi sisi perlindungan aktif XForce HEV. Isinya mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert.

Grand Vitara tetap dibekali perangkat keselamatan dasar yang lengkap untuk penggunaan harian. Perlengkapannya meliputi enam airbag, ABS dengan EBD, Electronic Stability Program, Hill Hold Control, serta Electronic Parking Brake.

Perbandingan Harga dan Dimensi

Model Harga Dimensi Wheelbase
Suzuki Grand Vitara Rp416 juta-Rp419 juta 4.345 x 1.795 x 1.645 mm 2.600 mm
Mitsubishi XForce HEV Rp445 juta 4.390 x 1.810 x 1.650 mm 2.650 mm

XForce HEV lebih panjang, lebih lebar, dan lebih tinggi daripada Grand Vitara. Jarak sumbu rodanya juga 50 mm lebih panjang, sehingga posturnya terlihat lebih besar di jalan.

Mitsubishi menggunakan ban berukuran 225/50 R18 pada XForce HEV. Grand Vitara memakai ban 215/60 R17 serta memiliki ground clearance 210 mm, dengan ukuran bodi yang lebih ringkas untuk mobilitas di area padat.

Kabin Menawarkan Prioritas Berbeda

Grand Vitara mengedepankan fitur yang langsung terasa oleh pengguna kabin. Mobil ini memiliki panoramic sunroof yang dapat dibuka, head-up display, kamera 360 derajat, wireless charger, dan ventilated seat dengan jok kulit sintetis.

Sistem hiburannya memakai layar sentuh 9 inci, empat speaker, serta dua tweeter. Kombinasi tersebut membuat Grand Vitara relevan bagi pembeli yang menempatkan kenyamanan dan kelengkapan visual sebagai pertimbangan utama.

XForce HEV membawa layar multimedia interaktif berukuran 12,3 inci dan sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium dengan delapan speaker. Namun, glass roof-nya bersifat statis dan tidak dapat dibuka.

Mitsubishi juga belum menyediakan pendingin jok pada XForce HEV. Karena itu, Grand Vitara memiliki kelebihan yang jelas bagi konsumen yang mencari sunroof fungsional dan ventilated seat.

Grand Vitara menggunakan mesin bensin 1.500 cc K15C empat silinder 16 katup dengan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki atau SHVS. Mesin tersebut menghasilkan 75,8 kW atau 103 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136,8 Nm pada 4.400 rpm, lalu menyalurkan tenaga ke roda depan melalui transmisi otomatis enam percepatan dengan paddle shift.

Pilihan antara kedua SUV ini bergantung pada kebutuhan penggunaan. XForce HEV menawarkan full hybrid, mode berkendara, AYC, dan keselamatan aktif, sedangkan Grand Vitara menonjol melalui harga yang lebih rendah serta fitur kabin yang lebih praktis.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru