Yann Mabella menilai atmosfer dukungan di Surabaya berada pada level yang tidak ia temukan ketika bermain di Liga Malaysia. Penyerang asal RD Kongo itu merasakan langsung besarnya gairah Bonek dan Bonita saat menjalani laga perdana bersama Persebaya Surabaya.
Pengalaman tersebut membuat Mabella menempatkan Gelora Bung Tomo sebagai salah satu stadion dengan suasana terbaik dalam perjalanan profesionalnya. Ia menilai nyanyian dan dukungan suporter memberi pengaruh nyata bagi pemain di lapangan.
Perbandingan dengan Pengalaman di Malaysia
Sebelum bergabung dengan Persebaya, Mabella membela Terengganu FC di Malaysia pada musim lalu. Masa bermain itu menjadi pembanding ketika ia melihat tribune Gelora Bung Tomo dipenuhi pendukung tuan rumah.
Menurut Mabella, jumlah penonton yang hadir dalam pertandingan di Surabaya jauh lebih besar daripada yang biasa ia temui di Liga Malaysia. Ia juga menangkap kecintaan kuat pendukung terhadap sepak bola dan klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
“Saat bermain di Liga Malaysia, jumlah penontonnya tidak sebanyak ini. Di sini saya bisa merasakan kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola dan Persebaya,” kata Mabella.
Ia memandang dukungan dari tribune bukan sekadar pelengkap pertandingan. Suara yang terus terdengar sejak awal hingga akhir laga dinilainya mampu membantu pemain menjaga energi dan semangat bertanding.
“Saya sangat menyukai semangat mereka. Suara yang mereka ciptakan, dukungan yang terus diberikan sejak awal hingga akhir pertandingan, benar-benar membantu pemain di lapangan,” tutur Mabella.
| Pertandingan | Lokasi | Hasil |
|---|---|---|
| Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang | Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya | 2-2 |
Debut yang Diwarnai Gol
Mabella tampil pada laga eksebisi 99th Anniversary Game antara Persebaya dan PSIS Semarang, Minggu (19/7/2026). Debutnya semakin berkesan karena ia mencetak satu gol dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2.
Persebaya sempat berada di atas angin setelah unggul 2-0. Namun, PSIS kemudian mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan sebelum pertandingan selesai.
Hasil imbang itu tidak mengurangi kesan kuat yang dibawa Mabella dari laga pertamanya. Perhatian pemain yang pernah memperkuat Nancy tersebut justru tertuju pada energi pendukung yang tetap mengalir sepanjang pertandingan.
Dalam pernyataannya di situs resmi klub yang dikutip Kompas.com, Mabella menyebut suasana stadion sangat mengesankan. “Atmosfer di stadion benar-benar luar biasa. Saya sangat terkesan melihat begitu banyak suporter datang memberikan dukungan kepada tim,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa debut di Surabaya memiliki arti khusus dalam kariernya. “Sepanjang karier saya, ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan,” sambung Mabella.
Target Memberi Kontribusi
Gol ke gawang PSIS menjadi catatan awal yang penting bagi Mabella bersama Persebaya. Ia mengakui bahwa gol pertama di klub baru selalu memberikan perasaan istimewa bagi seorang penyerang.
“Tentu saya sangat senang bisa mencetak gol pertama untuk Persebaya. Sebagai seorang penyerang, mencetak gol selalu memberikan perasaan yang istimewa,” kata Mabella.
Meski demikian, Mabella tidak ingin menjadikan pencapaian pribadi sebagai sasaran utama. Ia bertekad terus beradaptasi dengan tim dan membantu Persebaya memperoleh sebanyak mungkin hasil positif pada musim ini.
Menurutnya, gol pada laga eksebisi itu memberi tambahan kepercayaan diri serta motivasi. Ia berharap kerja kerasnya dapat menjadi kontribusi bagi rekan setim dan pendukung yang selalu berada di belakang Persebaya dalam berbagai situasi.
Source: bola.kompas.com






