10 Asosiasi Kepala Desa Dikerahkan, Seminar Nasional Siapkan Jalan Kopdes Merah Putih

Author: Redaksi Android62

Pemerintah memperluas sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih dengan melibatkan 10 asosiasi kepala desa agar pemahaman program itu menjangkau perangkat desa secara lebih merata. Langkah ini dipilih karena para kepala desa menjadi pihak yang paling dekat dengan pelaksanaan program di lapangan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dibangun dengan Dana Desa, sehingga pengawasan bersama dinilai penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga desa. Menurut Yandri, program ini tidak cukup dipahami sebagai agenda administratif, melainkan harus dilihat sebagai upaya mendorong kesejahteraan desa.

Pengawalan Dana Desa Jadi Sorotan

Yandri menyampaikan hal itu di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/7/2026). Ia menekankan bahwa penggunaan Dana Desa membuat pengawalan program menjadi keharusan, terutama agar pelaksanaannya tetap sejalan dengan tujuan peningkatan kesejahteraan desa.

“Karena menggunakan Dana Desa tentu harus kita kawal sama-sama biar kesejahteraan desa itu bisa dihasilkan dari Koperasi Desa Merah Putih,” terang Yandri.

Seminar Nasional Digelar untuk Memperdalam Pemahaman

Untuk memperkuat pemahaman para kepala desa dan perangkat desa, 10 asosiasi desa akan dikumpulkan dalam seminar nasional pada Kamis (16/7/2026). Forum itu disiapkan sebagai ruang penjelasan mengenai manfaat Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP sekaligus mendorong dukungan terhadap pelaksanaannya di tingkat desa.

Yandri mengatakan, setelah penjelasan diberikan, para asosiasi diharapkan semakin memahami arah kebijakan tersebut dan lebih bersemangat untuk mendukungnya. Sosialisasi pun diarahkan agar tidak berhenti pada penyampaian informasi, melainkan berlanjut menjadi pengawalan yang konkret di desa.

Fokus Sosialisasi ke Kepala Desa

Dalam keterangannya, Yandri menjelaskan bahwa sosialisasi diprioritaskan kepada kepala desa dan perangkat desa karena merekalah yang akan berhadapan langsung dengan implementasi program. Karena itu, pelibatan 10 asosiasi kepala desa dianggap penting untuk menjelaskan manfaat Koperasi Desa Merah Putih secara lebih mendalam.

“Ya kalau kami kan lebih banyak ke sosialisasi kepada para Kepala Desa, perangkat desa, maka kami menggandeng 10 Asosiasi Desa, sehingga mereka memahami kebijakan Koperasi Desa Merah Putih itu manfaatnya buat desa,” ujar Yandri di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).

Dengan pola sosialisasi yang lebih luas ini, pemerintah berharap pemahaman para kepala desa dapat terbangun lebih utuh sebelum program berjalan lebih jauh. Keikutsertaan asosiasi desa juga diharapkan membantu menjaga agar pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih tetap berpijak pada kebutuhan desa.

Source: finance.detik.com
Berita Terbaru