Empat ekstensi Chrome dinilai punya fungsi yang terlalu berguna untuk dibiarkan sekadar menjadi add-on. Dari mode gelap universal hingga pemblokiran iklan dan pelacak, semuanya menyasar kebutuhan yang sangat dekat dengan kebiasaan harian pengguna.
Yang membuatnya menonjol, empat alat ini juga menutup celah yang belum benar-benar ditangani Chrome sebagai fitur bawaan. MakeUseOf menilai, setidaknya ada empat ekstensi yang layak dipertimbangkan Google untuk masuk langsung ke browsernya.
1. uBlock Origin Lite, pemblokiran yang masih relevan di Chrome
Di antara keempatnya, uBlock Origin Lite menjadi salah satu yang paling langsung terasa manfaatnya. Ekstensi ini memblokir iklan sekaligus menghentikan pelacak di banyak situs, dengan penyesuaian untuk standar Manifest V3 milik Chrome.
Pengguna juga tetap bisa mengatur preferensi pemblokiran dan menghapus elemen tertentu dari halaman web. Meski fiturnya tidak selengkap versi orisinal karena batasan API di Chrome, pengalaman menjelajah tetap terasa lebih bersih dan nyaman.
2. Dark Reader, membuat hampir semua situs ikut gelap
Dark Reader menawarkan mode gelap universal yang bekerja di hampir semua situs web. Hasilnya dinilai lebih rapi dibanding mode gelap paksa melalui halaman eksperimen Chrome.
Ekstensi ini memberi kendali lebih jauh kepada pengguna, mulai dari kecerahan, kontras, warna sepia, hingga grayscale. Pengaturan juga bisa dibedakan untuk situs tertentu, sehingga tampilan layar bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing halaman.
3. Session Buddy, solusi saat tab menumpuk
Session Buddy dirancang untuk menyimpan dan mengelola kumpulan tab sebagai satu sesi lengkap. Pengguna dapat memberi nama pada sesi tersebut, lalu membukanya kembali hanya dengan satu klik.
Chrome memang sudah memiliki tab groups dan sinkronisasi, tetapi keduanya belum cukup andal untuk melindungi seluruh sesi jika browser tiba-tiba crash atau ditutup paksa. Dengan Session Buddy, penyimpanan sesi bahkan dapat berjalan otomatis tanpa akun maupun pelacakan aktivitas pengguna.
4. Consent-O-Matic, mempercepat urusan banner cookie
Consent-O-Matic ditujukan untuk merespons banner persetujuan cookie yang hampir selalu muncul di berbagai situs web. Ekstensi ini tidak sekadar menyembunyikan banner, tetapi menganalisis pilihan cookie sesuai preferensi pengguna lalu mengambil keputusan secara otomatis.
Alat open-source yang dikembangkan tim dari Aarhus University ini masih bisa terkendala pada formulir dengan pengaturan tidak standar. Namun, pembaruannya yang terus berjalan membuatnya tetap berguna untuk menghemat waktu saat menjelajah internet.
| Ekstensi | Fungsi Utama | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Dark Reader | Mode gelap universal | Menyesuaikan kecerahan, kontras, sepia, dan grayscale |
| Session Buddy | Pengelola sesi tab | Bisa menyimpan sesi lengkap dan memulihkannya dengan satu klik |
| Consent-O-Matic | Persetujuan cookie otomatis | Menganalisis pilihan cookie sesuai preferensi pengguna |
| uBlock Origin Lite | Pemblokir iklan dan pelacak | Disesuaikan dengan Manifest V3 Chrome |
Keempat ekstensi itu memperlihatkan masih adanya kebutuhan penting yang belum sepenuhnya dipenuhi Chrome, terutama soal kenyamanan, efisiensi, dan kontrol pengguna. Namun, peluang Google untuk mengubahnya menjadi fitur bawaan dalam waktu dekat dinilai kecil, apalagi pada fungsi pemblokiran iklan yang beririsan dengan model bisnis iklan digital.
Di sisi lain, Dark Reader dan Session Buddy disebut punya peluang lebih besar untuk diadopsi Google di masa depan. Sambil menunggu, pengguna Chrome maupun browser berbasis Chromium tetap bisa memasang keempatnya secara gratis untuk pengalaman berselancar yang lebih nyaman, aman, dan produktif.
Source: www.liputan6.com






