485 Sapi Kurban Dibagikan PDI-P Jatim, Kontras Dengan Rendahnya Konsumsi Daging di Daerah Penghasil Sapi

Author: Redaksi Android62

DPD PDI-P Jawa Timur membagikan 485 sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 2026. Penyaluran hewan kurban itu menjangkau kantor partai, pondok pesantren, masjid, organisasi masyarakat keagamaan, panti asuhan, hingga warga di sekitar kantor DPC.

Pola pembagian tersebut membuat kurban tidak berhenti di lingkar internal partai. Daging yang dipotong di kantor DPC juga dibagikan kepada warga miskin dan panti asuhan di sekitar lokasi.

Said Abdullah menyebut kegiatan itu sebagai agenda rutin keluarga besar partai di Jawa Timur. Ia memandang Idul Adha bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga sarana berbagi manfaat sosial kepada masyarakat.

Jangkauan pembagian sapi kurban

Sapi kurban disalurkan lewat jaringan kantor DPD dan DPC PDI-P se-Jawa Timur. Selain itu, penyaluran juga dilakukan ke sejumlah lembaga sosial keagamaan agar manfaatnya lebih luas.

Dengan cara itu, pembagian hewan kurban tidak hanya terkonsentrasi di satu titik. Jalur distribusi yang dipakai membuat penerima manfaat datang dari berbagai lapisan masyarakat.

Di kantor DPC, pemotongan sapi diarahkan untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan. Pola ini juga memberi ruang bagi panti asuhan untuk ikut menerima manfaat daging kurban.

Sorotan pada kondisi pekerja di Jawa Timur

Perhatian kepada warga kurang mampu, menurut Said, berkaitan erat dengan kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur. Ia menyebut sebagian besar penduduk bekerja di sektor informal dengan pendapatan rendah.

Said menjelaskan, pekerja informal di Jawa Timur mencapai 64,4 persen dari seluruh penduduk bekerja. Angka itu lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di kisaran 59,4 persen.

Ia menilai tingginya porsi pekerja informal berhubungan dengan rendahnya perlindungan kerja. Banyak pekerja, menurutnya, belum memperoleh standar upah layak, jaminan asuransi kesehatan, jaminan pensiun, pesangon saat di-PHK, dan hak cuti.

Ironi di provinsi penghasil sapi

Di tengah posisi Jawa Timur sebagai produsen sapi besar, Said menyoroti rendahnya konsumsi daging sapi warga. Ia menyebut rata-rata konsumsi daging sapi di Jawa Timur hanya 6-9 per gram per kapita per minggu.

Jumlah itu dinilai jauh tertinggal dari rata-rata masyarakat global yang berada di kisaran 150 hingga 200 gram. Kondisi tersebut dianggap ironis karena Jawa Timur juga mencatat produksi sapi potong dan sapi perah yang menembus lebih dari 100.000 ton per tahun.

Produksi itu digunakan untuk memasok kebutuhan daging lokal sekaligus nasional. Namun bagi rumah tangga miskin, daging sapi tetap kerap dipandang sebagai barang mahal.

Makna sosial yang ingin ditekankan

Said berharap pembagian sapi kurban dapat membuat warga kurang mampu merasakan berkah Idul Adha dengan lebih nyata. Ia ingin penerima manfaat bisa menikmati daging kurban dengan suka cita.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan berbagi seperti ini diharapkan memperkuat rajutan sosial di Jawa Timur. Dalam pandangannya, semangat itu mencerminkan “Partai Wong Cilik” yang berbagi bersama wong cilik.

Source: regional.kompas.com
Berita Terbaru