5 Laptop 7-9 Jutaan yang Paling Aman Dibeli, Ada yang Unggul di Performa

Di kisaran harga Rp7 juta sampai Rp9 jutaan, pilihan laptop kini tidak cukup dinilai dari merek besar atau tampilan fisik. Sejumlah model justru menawarkan keunggulan yang sangat berbeda, mulai dari performa kelas tinggi, ruang upgrade luas, sampai paket penjualan yang lebih siap pakai.

Blitarkawentar.jawapos.com yang mengutip ulasan GadgetIn menilai segmen ini perlu dilihat dengan lebih cermat karena banyak perangkat terlihat mirip di atas kertas, tetapi nilai akhirnya tidak sama. Karena itu, pembeli disarankan lebih dulu menentukan kebutuhan utama, apakah untuk kerja, penyuntingan, atau mobilitas harian.

ModelHargaProsesorPoin Utama
Advan HeritageRp7,6 jutaAMD Ryzen 5 7535HSPerforma slim, baterai 60 Wh, Wi-Fi 6
Polytron LuxiaRp7.199.999 – Rp8,9 jutaAMD Ryzen 5 7430Garansi 2 tahun, ADP, tombol Copilot fisik
Axioo Hype 5 X6Rp8,5 jutaanAMD Ryzen 5 6600HRAM 16 GB DDR5 dual channel, USB-C 100 watt
Asus Expertbook P1403 CVARp8.599.000Intel Core 3 100URAM non-solder, dual slot SSD, MIL-STD 810H
Acer Core 5 120URp9.174.000Intel Core 5 120USSD 512 GB, Office Home and Student 2024

1. Advan Heritage

Advan Heritage menempati posisi puncak rekomendasi dengan harga Rp7,6 juta saat video diproduksi. Laptop ini membawa AMD Ryzen 5 7535HS, prosesor kelas High Performance Slim yang biasanya dipakai pada laptop gaming tipis.

Perangkat ini juga dibekali RAM 8 GB dan SSD 256 GB. Saran peningkatan yang disampaikan ialah menambah memori eksternal agar sistem bisa meminjam kapasitas RAM sebagai VRAM tambahan untuk Radeon 660M.

Dari sisi daya tahan, Advan Heritage mengandalkan baterai 60 Wh dan Wi-Fi 6. Namun, webcam masih 720p dan layar belum mencapai 100% sRGB.

2. Polytron Luxia

Polytron Luxia berada di posisi kedua dengan harga normal Rp8,9 juta, meski sejumlah ritel e-commerce masih menawarkannya di Rp7.199.999. Laptop ini memakai AMD Ryzen 5 7430, RAM 8 GB dengan satu slot kosong, serta SSD 256 GB PCIe Gen 3.

Fitur yang paling menonjol adalah garansi 2 tahun yang mencakup Accidental Damage Protection. Selain itu, perangkat ini membawa layar IPS 14 inci 16:10, webcam Full HD, tombol Copilot fisik, dan port Type-C full function.

Di sisi lain, Polytron Luxia belum memiliki pemindai sidik jari dan masih memakai Wi-Fi 5. Untuk pembeli yang mengutamakan paket perlindungan dan kenyamanan penggunaan awal, dua catatan itu menjadi bagian yang perlu diperhitungkan.

3. Axioo Hype 5 X6

Axioo Hype 5 X6 menempati urutan ketiga dengan harga sekitar Rp8,5 jutaan. Laptop ini menarik untuk penyuntingan video berat hingga 4K atau gaming ringan karena memakai AMD Ryzen 5 6600H dan RAM 16 GB SODIMM DDR5 dual channel.

Storage bawaannya 256 GB, tetapi dapat ditingkatkan ke 512 GB dengan tambahan biaya sekitar Rp1 jutaan. Layarnya sudah IPS 14 inci 16:10, sedangkan baterainya 58 Wh dan pengisian dayanya memakai USB Type-C 100 watt.

Grafis Radeon 660M pada laptop ini dinilai cocok untuk gim yang lebih bergantung pada prosesor, seperti Valorant, Dota, dan GTA 5 tanpa GPU diskrit. Kombinasi itu membuatnya berada di jalur yang cukup kuat untuk kelas harga menengah atas.

4. Asus Expertbook P1403 CVA

Asus Expertbook P1403 CVA hadir di harga Rp8.599.000 dan menyasar pekerja maupun pebisnis. Keunggulan utamanya ada pada ruang upgrade yang lebih longgar, karena membawa RAM 8 GB non-solder dengan satu slot kosong tambahan serta dual slot SSD dengan bawaan 256 GB.

Laptop ini memakai Intel Core 3 100U Generasi 14 dan layar 14 inci Full HD IPS 300 nit anti-glare. Fitur lain yang ikut dibawa adalah keyboard backlit, fingerprint, privacy shutter webcam, Wi-Fi 6, dan sertifikasi MIL-STD 810H.

Meski begitu, cakupan warna layar masih menjadi catatan karena belum mencapai 100% sRGB. Bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan dan fleksibilitas upgrade, model ini tetap masuk daftar yang aman dipertimbangkan.

5. Acer Core 5 120U

Acer Core 5 120U berada di urutan keempat dalam daftar, sekaligus menjadi yang paling mahal dengan harga Rp9.174.000. Laptop ini memakai prosesor Intel Core 5 120U keluaran 2024, RAM 8 GB DDR4 dengan slot upgrade, dan SSD NVMe 512 GB.

Keunggulan lain yang membuatnya menonjol adalah layar IPS murni 14 inci dengan rasio 16:10. Acer juga menyertakan webcam Full HD 1080p 30 fps dengan noise reduction, baterai 53 Wh, serta Microsoft Office Home and Student 2024.

Untuk sebagian pembeli, paket siap pakai ini menjadi alasan paling kuat memilihnya. Di segmen Rp7 juta sampai Rp9 jutaan, kombinasi penyimpanan lega dan bonus perangkat lunak masih punya nilai jual yang nyata.

Di luar lima model tersebut, HP 14 EP0321 TU juga ikut disebut sebagai alternatif dengan harga Rp8,2 juta. Laptop ini membawa SSD 512 GB, prosesor Intel Core i3 Generasi ke-13, dan RAM 8 GB untuk pengguna yang sejak awal memerlukan ruang simpan lebih lega.

Gambaran besarnya, pasar laptop di kelas ini sudah bergerak ke fase baru karena harga cenderung melambung dibanding sebelumnya. Pembeli akhirnya perlu menentukan prioritas sejak awal, apakah ingin performa lewat prosesor seri H atau HS, atau memilih efisiensi daya lewat prosesor seri U.

Berita Terkait