Pasar mobil listrik bekas memberi pilihan masuk yang lebih rendah, dengan DFSK Seres E1 dibanderol mulai Rp89 juta. Namun, perubahan perlakuan pajak daerah pada 2026 membuat calon pembeli perlu menghitung biaya kepemilikan secara lebih menyeluruh.
Pilihan yang tersedia tidak hanya city car untuk perjalanan perkotaan, tetapi juga SUV dan sedan dengan jarak tempuh lebih panjang. Harga unit, kapasitas jelajah, tenaga motor, serta kebijakan insentif di wilayah pendaftaran menjadi faktor yang perlu diperiksa sebelum transaksi.
Ringkasan Harga dan Kemampuan
| Model | Harga Bekas | Jarak Tempuh | Tenaga |
|---|---|---|---|
| DFSK Seres E1 | Rp89 juta-Rp130 juta | 180-220 km | 25-30 kW |
| Wuling Air EV | Rp95 juta-Rp160 jutaan | 200-300 km | 30 kW |
| BYD Atto 1 | Rp150 juta-Rp225 juta | 300-380 km | 55 kW |
| Neta V | Rp150 juta-Rp250 juta | 380-401 km | 70 kW |
| Hyundai Ioniq Electric | Mulai Rp195 juta | 250-300 km | 100 kW |
1. DFSK Seres E1
DFSK Seres E1 menjadi opsi dengan harga paling rendah dalam daftar ini. Mobil tersebut ditujukan untuk kebutuhan mobilitas jarak dekat di dalam kota.
Jarak tempuhnya berada pada kisaran 180 hingga 220 km. Motor listriknya menghasilkan tenaga 25-30 kW dan torsi hingga 100 Nm.
2. Wuling Air EV
Wuling Air EV menawarkan dimensi ringkas yang memudahkan parkir di area perkotaan. Harga bekasnya mulai Rp95 juta hingga Rp160 jutaan, bergantung pada varian kendaraan.
Model ini memiliki jarak tempuh 200 sampai 300 km sesuai kapasitas baterai. Tenaganya mencapai 30 kW atau 40 hp, dengan torsi 110 Nm.
3. BYD Atto 1
BYD Atto 1 dapat menjadi pilihan bagi pembeli yang mencari SUV mungil dengan rancang bangun yang lebih premium. Unit bekasnya ditawarkan pada rentang Rp150 juta sampai Rp225 juta.
Jarak tempuh kendaraan ini berkisar 300 hingga 380 km. Motor listriknya menghasilkan 55 kW atau 73 hp serta torsi 135 Nm.
4. Neta V
Neta V menawarkan kemampuan jelajah yang lebih panjang dibandingkan beberapa model lain pada kelas harga serupa. SUV listrik ini dipasarkan dalam kondisi bekas pada rentang Rp150 juta hingga Rp250 juta.
Jarak tempuhnya tercatat 380 sampai 401 km. Motor 70 kW atau 94 hp pada model ini menghasilkan torsi 150 Nm.
5. Hyundai Ioniq Electric
Hyundai Ioniq Electric menyasar pembeli yang mengutamakan kenyamanan serta efisiensi sedan listrik. Harga bekasnya mulai sekitar Rp195 juta.
Dalam penggunaan nyata, jarak tempuhnya berada pada kisaran 250 hingga 300 km. Tenaga motor mencapai 100 kW atau 134 hp, sedangkan torsinya 295 Nm.
Pajak Daerah Tidak Lagi Otomatis Bebas
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 berlaku efektif mulai 1 April 2026 dan mengubah perlakuan pajak daerah terhadap kendaraan listrik. Kendaraan listrik tidak lagi disebut sebagai objek yang dikecualikan dari pajak dalam skema tersebut.
Dengan perubahan itu, mobil listrik diperlakukan setara dengan kendaraan konvensional dalam kewajiban pajak daerah. Pajakku, sebagaimana dikutip Suara.com, menyebut gubernur tetap dapat memberikan pembebasan atau pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor hingga 100 persen.
Besaran insentif bergantung pada kebijakan masing-masing daerah. Karena itu, pembeli perlu memeriksa ketentuan wilayah pendaftaran, kondisi kendaraan, dan kebutuhan jarak tempuh sebelum memilih mobil listrik bekas.
