6 Game The Lord of the Rings yang Masih Paling Layak Dicoba di 2026

Di antara judul-judul bertema Middle-earth, Middle-Earth: Shadow of War masih menempati posisi paling kuat untuk dimainkan pada 2026. Daya tarik utamanya ada pada Nemesis System yang membuat musuh berkembang secara dinamis dan terasa seperti rival pribadi.

Orc yang pernah mengalahkan pemain bisa kembali dengan karakter yang lebih menonjol, bahkan setelah selamat dari serangan. Dampak sistem itu membuat tiap perjalanan bermain terasa berbeda, sekaligus memberi alasan kuat mengapa game ini belum kehilangan tenaga.

The Lord of the Rings: Battle for Middle-Earth 2 juga tetap relevan untuk penggemar strategi real-time. Game ini menampilkan perang besar di Middle-earth dengan skala yang megah, pilihan faksi baik dan jahat, serta fokus pada wilayah utara yang jarang disorot.

Karena latar utara itu, variasi lokasi dan komposisi pasukan terasa segar. Kubu jahat pun mendapat ruang lebih luas untuk menghancurkan tempat-tempat seperti Rivendell atau Shire, sehingga konflik di dalamnya tetap meninggalkan kesan kuat.

The Lord of the Rings: War in the North menawarkan arah yang lebih keras dibanding banyak game aksi bertema Tolkien lainnya. Pertarungannya brutal dan memuat detail kekerasan seperti pemenggalan serta mutilasi, sehingga game ini masuk kategori dewasa.

Cerita game ini berjalan paralel dengan trilogi film dan berfokus pada perang di wilayah utara. Meski tidak dianggap revolusioner sebagai RPG, War in the North tetap menarik bagi pemain yang mencari suasana yang lebih gelap dan berbeda.

The Lord of the Rings: Conquest membawa formula perang ala Battlefront ke Middle-earth. Pemain memulai dari sisi baik dengan memilih salah satu dari empat kelas, lalu terjun ke berbagai pertempuran besar.

Setelah jalur baik selesai, game ini membuka cerita alternatif dari sudut pandang jahat. Premisnya membalik cerita utama dengan asumsi Frodo gagal menghancurkan One Ring, dan justru itu yang membuatnya terasa berani dan unik.

LEGO The Lord of the Rings: The Video Game menjadi pilihan yang lebih ringan, tetapi tetap kaya momen penting dari trilogi film. Game ini mengikuti alur film dengan humor khas LEGO, sambil membuka ruang eksplorasi yang cukup luas.

Walau misinya cenderung linear, dunia terbukanya memungkinkan pemain menjelajahi banyak lokasi di Middle-earth. Kehadiran karakter dari novel yang tidak muncul di film juga menambah lapisan menarik bagi penggemar lama.

Tales of the Shire: A The Lord of the Rings Game mengambil jalur yang paling tenang di daftar ini. Pemain berperan sebagai Hobbit baru di Bywater, lalu menjalani kehidupan sederhana yang berpusat pada memasak dan menjamu tamu.

Sistem memasaknya disebut cukup kompleks, karena pemain perlu menyesuaikan menu sebelum mengundang Hobbit lain untuk makan bersama. Alih-alih perang, game ini menawarkan suasana hangat dan santai yang justru menjadi pembeda paling jelas.

Untuk pemain yang ingin mencari judul-judul lama, tidak semua game di daftar ini masih mudah ditemukan dalam bentuk digital. Battle for Middle-Earth 2 sudah tidak dijual di toko resmi seperti Steam atau EA App karena lisensinya habis, sehingga salinan fisik dan bantuan komunitas modifikasi masih sering menjadi pilihan.

Sementara itu, Tales of the Shire tersedia di PC melalui Steam, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch. LEGO The Lord of the Rings juga masih menarik karena mendukung local co-op, sedangkan pemain PC dapat memanfaatkan Steam Remote Play Together untuk bermain bersama secara daring.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait