Kehadiran Intimacy Coordinator menjadi salah satu hal yang paling menonjol dari proses produksi Love & 10 Million Dollars. Serial WeTV ini memang membawa label 21+ dan menampilkan konflik rumah tangga yang rumit, tetapi tim produksi tetap menempatkan rasa aman para pemeran sebagai prioritas saat menggarap adegan-adegan sensitif.
Pembahasan soal cara kerja di balik layar itu muncul lewat podcast TS Media, saat Davina Karamoy dan Anthony Xie menjelaskan bahwa setiap adegan disiapkan secara terukur. Mereka menegaskan bahwa intensitas cerita tetap dijaga, namun batas kerja pemain dibuat jelas sejak awal agar proses syuting berjalan profesional.
Pendampingan sejak awal adegan
Davina Karamoy mengungkap bahwa produksi menyediakan pendampingan khusus agar para pemain memahami batas masing-masing sebelum adegan dijalankan. Menurutnya, workshop dilakukan terlebih dahulu sehingga semua pihak tahu ruang gerak yang diperbolehkan.
“Kita didukung oleh Intimacy Coordinator. Jadi setiap adegan itu sudah ada workshop-nya, kami sudah tahu batasannya, mana yang boleh disentuh dan mana yang tidak,” ujar Davina. Penjelasan itu menunjukkan bahwa adegan yang terlihat berani di layar tetap melalui persiapan yang rapi.
Peran tersebut menjadi penting karena serial ini memang membawa unsur romansa yang cukup intens. Dengan arahan yang jelas, adegan dapat dikerjakan tanpa mengabaikan kenyamanan para pemeran di lokasi syuting.
Pertemuan perdana Davina Karamoy dan Anthony Xie
Love & 10 Million Dollars juga menjadi proyek pertama yang mempertemukan Davina Karamoy dan Anthony Xie. Keduanya memerankan Elina dan Diaz, pasangan suami istri yang terjebak dalam hubungan toxic marriage.
Anthony Xie menghidupkan sosok Diaz sebagai karakter manipulatif yang haus kuasa, sedangkan Davina berperan sebagai Elina yang terus berada di bawah tekanan. Keduanya tidak hanya dituntut membangun chemistry, tetapi juga menampilkan relasi yang terasa meyakinkan dan penuh ketegangan.
Anthony melihat Diaz sebagai gambaran sisi gelap ambisi manusia. Karakter itu digambarkan sebagai pribadi yang rela mengorbankan harga diri pasangannya demi keuntungan pribadi.
Tawaran besar yang mengubah arah konflik
Alur cerita serial ini berawal dari krisis bisnis winery milik Elina yang membuat posisinya makin terjepit secara finansial. Dalam kondisi itu, Arman yang diperankan Giorgino Abraham hadir dengan tawaran yang langsung mengubah arah konflik.
Arman menawarkan US$10 juta atau sekitar Rp150 miliar dengan syarat kontrak waktu selama 24 jam bersama Elina. Tawaran tersebut menjadi pusat tekanan batin karena Elina harus berhadapan dengan relasi yang tidak sehat, kebutuhan hidup, dan pilihan yang membawa konsekuensi besar.
Dari titik inilah cerita berkembang lebih jauh dari sekadar romansa. Serial ini ikut menyoroti batas moral dan posisi tawar seseorang saat berada dalam keadaan sulit.
Dilema antara cinta dan uang
Anthony Xie menyebut cerita ini sebagai gambaran nyata dari pertarungan antara cinta dan uang. Tema itu terasa kuat karena setiap tokoh dipaksa mengambil keputusan yang dapat mengubah hidup mereka.
Label 21+ juga menegaskan bahwa serial ini memang ditujukan untuk penonton dewasa. Pendekatan tersebut membuat drama tampil lebih berani dalam mengangkat emosi, konflik, dan relasi antarkarakter.
Love & 10 Million Dollars dijadwalkan tayang setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB di WeTV. Dengan Davina Karamoy, Anthony Xie, dan Giorgino Abraham sebagai pemeran utama, serial ini membawa kisah tentang pernikahan abusif, office affair, dan pengaruh uang dalam hubungan manusia dengan intensitas yang kuat.
Source: mediaindonesia.com