Kemala Run 2026 memasuki fase akhir persiapan setelah Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho turun langsung ke Bali United Training Centre, Gianyar, untuk memeriksa kesiapan lokasi. Pengecekan ini dilakukan beberapa hari sebelum ajang lari tersebut dijadwalkan berlangsung di Bali.
Kunjungan pada Kamis, 16 April, itu menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh elemen acara berada dalam kondisi siap pakai. Pemeriksaan dilakukan bersama Ketua Panitia Pelaksana Deny Agus Suryonugroho, dengan fokus pada berbagai aspek teknis yang akan menentukan kelancaran kegiatan saat hari pelaksanaan.
Pemeriksaan menyeluruh di venue utama
Agus meninjau sejumlah titik penting yang akan dipakai selama acara berlangsung. Pemeriksaan tidak hanya berkisar pada area lomba, tetapi juga menyentuh hal-hal yang berhubungan langsung dengan kenyamanan peserta dan pengunjung.
Beberapa aspek yang diperiksa meliputi:
- kesiapan venue di Bali United Training Centre,
- rute lari untuk peserta domestik dan asing,
- sistem registrasi dan alur kedatangan peserta,
- pengamanan selama kegiatan,
- layanan kesehatan dan dukungan medis,
- fasilitas pendukung bagi pelari dan pengunjung.
Langkah ini dipandang penting karena Kemala Run 2026 diperkirakan akan diikuti peserta dari dalam negeri maupun mancanegara. Karena itu, panitia ingin memastikan kebutuhan dasar peserta sudah tersedia sejak tiba di lokasi hingga seluruh rangkaian lomba selesai.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kemala Run 2026 berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami ingin para peserta merasa nyaman, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun fasilitas yang disediakan,” ujar Agus di BUTC, Gianyar, Bali, Kamis.
Koordinasi diperketat menjelang pelaksanaan
Selain memeriksa fisik venue, panitia juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kendala di lapangan. Pengaturan jalur, arus peserta, hingga kesiapan layanan darurat menjadi perhatian dalam tahap akhir persiapan.
Kesiapsiagaan ini dinilai penting karena jumlah peserta dan tamu berpotensi cukup besar. Dengan pengawasan yang lebih rapat, panitia berharap alur kegiatan dapat berjalan tertib sejak awal kedatangan peserta sampai garis finis.
Nilai sport tourism dan misi sosial
Kemala Run 2026 tidak hanya diposisikan sebagai ajang olahraga, tetapi juga membawa konsep sport tourism dan charity. Kombinasi ini membuat event tersebut memiliki dimensi yang lebih luas karena menghubungkan aktivitas lari dengan promosi pariwisata serta kepedulian sosial.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara diharapkan ikut memberi dampak pada sektor pariwisata Bali. Di sisi lain, rute lari disiapkan agar memberi pengalaman visual menarik sekaligus memperlihatkan karakter kawasan yang dilalui peserta.
Sebagian hasil kegiatan juga disiapkan untuk disalurkan ke program kemanusiaan. Dengan begitu, penyelenggaraan acara ini tidak berhenti pada aspek kompetisi, tetapi juga membawa manfaat sosial yang lebih luas.
Bali kembali jadi sorotan event internasional
Gianyar menjadi lokasi penting karena Bali masih dipandang sebagai salah satu destinasi unggulan untuk penyelenggaraan acara berskala internasional. Perpaduan venue, rute, pengamanan, dan layanan pendukung menjadi faktor utama agar peserta merasa aman dan nyaman.
Dalam penyelenggaraan event lari modern, pengecekan langsung dari aparat menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko. Kesiapan keamanan, kesehatan, dan pelayanan publik ikut menentukan kualitas acara, terutama ketika peserta datang dari berbagai latar belakang dan wilayah.
Dengan venue yang sudah ditinjau langsung di Bali United Training Centre, persiapan Kemala Run 2026 kini memasuki tahap paling akhir. Fokus utama tetap tertuju pada kelancaran acara saat lomba digelar di Gianyar, Bali, dengan seluruh detail teknis diupayakan berjalan sesuai rencana.
Source: www.viva.co.id