AirCab Masuk Jalur Produksi, GAC Siap Garap Pasar Mobil Terbang Berharga Rp2 Miliar Lebih

Author: Redaksi Android62
Add on Google

GAC lewat merek mobilitas udara rendah Govy resmi membawa AirCab ke tahap produksi, menandai pergeseran dari proyek pengembangan menuju produk yang siap diproses secara industri. Unit pertama mobil terbang multi-rotor itu sudah keluar dari lini produksi di fasilitas baru yang berlokasi di Distrik Huangpu, Guangzhou.

Langkah ini penting karena AirCab diposisikan sebagai kendaraan yang dibangun untuk pasar ekonomi ketinggian rendah yang tengah tumbuh cepat di China. Govy melihat peluang awalnya pada kebutuhan pariwisata budaya dan mobilitas, termasuk wisata rendah ketinggian, bukan sekadar sebagai kendaraan pamer teknologi.

Siap diproduksi dalam skala terbatas

Fasilitas produksi baru itu disebut sudah memiliki sistem manufaktur penuh, mulai dari pencocokan komponen, perakitan akhir, sampai pengiriman unit jadi. Kapasitas pabrik dirancang mencapai 100 unit per tahun.

Untuk mendukung langkah komersial berikutnya, Govy juga telah mengantongi sertifikasi sistem manajemen mutu kedirgantaraan AS9100D. Di tahap pengujian, AirCab versi produksi massal sudah melewati sejumlah tes penting, termasuk full-scale static testing, system durability testing, dan electromagnetic compatibility atau EMC testing.

Dibangun untuk dua penumpang

AirCab pertama kali diperkenalkan pada Juni 2025 sebagai kendaraan udara dua kursi. Sejak awal, model ini diarahkan lebih dekat ke penggunaan komersial dibanding hanya menjadi demonstrator teknologi.

Govy juga menetapkan harga AirCab tidak lebih dari 1,68 juta yuan atau sekitar $248.250. Fokus awalnya ditujukan ke operator di dua segmen utama, yakni pariwisata budaya dan mobilitas rendah ketinggian.

Material ringan dan akses kabin yang mudah

Pada sisi struktur, AirCab memakai material komposit serat karbon berstandar aerospace secara luas pada bagian fuselage. Govy mengklaim lebih dari 90 persen materialnya menggunakan serat karbon, sehingga bobot keseluruhan bisa turun lebih dari 30 persen.

Desainnya dibuat agar mudah dipakai penumpang. Rotor ditempatkan di bagian atas, sementara pintu gull-wing memberi akses masuk-keluar yang lebih praktis sekaligus memberi identitas visual khas kendaraan udara masa depan.

Aspek Detail
Kursi 2 penumpang
Harga Tidak lebih dari 1,68 juta yuan
Kapasitas pabrik 100 unit per tahun
Material utama Komposit serat karbon aerospace-grade
Penggunaan serat karbon Lebih dari 90%
Pengurangan bobot Lebih dari 30%
Pengisian daya Fast-charging 25 menit 50% ke 100%
Konektivitas 5G bawaan
Sistem bantu Smart assistant

Fitur kabin dan sistem kendali ikut jadi andalan

Di bagian teknologi, AirCab dibekali jaringan 5G bawaan dan smart assistant. Kendaraan ini juga memiliki redundant flight control dan navigation system, serta kemampuan self-diagnostic berbasis cloud.

Untuk otomasi darat dan udara, model ini mengusung advanced autonomous driving. Sistem tersebut mendukung fungsi Level 4 smart driving, dengan platform komputasi onboard berdaya proses lebih dari 500 TOPS dan jangkauan deteksi maksimum lebih dari 300 meter.

Bagian dari strategi besar GAC

Govy dibentuk oleh GAC Group untuk memperluas bisnis eVTOL di tengah berkembangnya ekonomi ketinggian rendah di China. Sejumlah produsen mobil tradisional juga mulai masuk ke sektor yang masih baru ini, membuat persaingan di bidang mobilitas udara semakin terbuka.

GAC sendiri tengah membangun matriks produk mobilitas udara rendah untuk kebutuhan jarak pendek hingga menengah, serta jarak menengah hingga jauh. Pada akhir tahun lalu, Govy juga memperkenalkan AirJet, flying car berbaling-baling komposit dengan jarak tempuh 200 kilometer.

Masuknya AirCab ke lini produksi membuat arah itu semakin konkret. Setelah tahap produksi dimulai, fokus berikutnya tetap tertuju pada percepatan sertifikasi dan persiapan komersialisasi di pasar ekonomi ketinggian rendah yang mulai terbentuk.

Source: cnevpost.com
Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terbaru