Alex Unggul Di Jerez, Marc Marquez Jatuh Dan Posisinya Di Klasemen Tergeser

Author: Redaksi Android62

Kemenangan Alex Marquez di Jerez menjadi hasil paling mencolok dari akhir pekan yang juga menghadirkan kabar buruk untuk Marc Marquez. Saat satu nama Marquez naik ke podium teratas, nama lainnya justru tersingkir lebih cepat setelah jatuh hanya dua putaran setelah start.

Hasil itu membuat suasana di keluarga Marquez berjalan dalam dua warna yang sangat berbeda. Alex pulang membawa kemenangan penting untuk Gresini Racing, sementara Marc harus menerima kenyataan pahit karena gagal finis meski memulai balapan dari pole position.

Di lintasan Jerez, Alex tampil paling efisien ketika persaingan berlangsung ketat. Ia menutup balapan di depan Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio, sebuah hasil yang menegaskan bahwa ia mampu memanfaatkan momen dengan sangat baik.

Kemenangan tersebut juga memberi arti besar bagi Gresini Racing. Di tengah tekanan dari para rival, Alex tetap menjaga ritme dan menyelesaikan balapan dengan hasil terbaik di antara para pesaingnya.

Sementara itu, Marc menghadapi jalur yang jauh lebih berat. Setelah memulai dari posisi pole, ia kehilangan peluang besar terlalu cepat karena terjatuh pada awal lomba dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Dampak insiden itu langsung terasa pada klasemen sementara. Marc turun ke urutan kelima dan berada di bawah Jorge Martin serta Pedro Acosta, sehingga hasil di Jerez ikut mengubah peta persaingan.

Meski gagal membawa pulang poin finis, Marc setidaknya tidak mengalami cedera serius. Kabar itu menjadi sedikit kelegaan di tengah akhir pekan yang sulit bagi keluarga Marquez.

Roser Alenta, ibu Alex dan Marc, mengaku senang dengan kemenangan Alex sekaligus lega karena Marc keluar dari insiden tanpa luka berat. Ia menilai hasil di Jerez memang memperlihatkan perbedaan kecepatan di antara kedua putranya.

“Marc sudah mengatakan bahwa Alex memiliki kecepatan yang lebih baik. Dia melakukan apa yang harus dia lakukan, tetapi ada sesuatu yang disebut gravitasi, dan hanya itu. Baik mereka maupun saya tidak dapat mengabaikan gravitasi dalam kasus ini,” ujar Roser Alenta.

Alenta juga menegaskan bahwa dirinya tetap memberi dukungan yang sama kepada keduanya. Baginya, melihat Alex dan Marc saling berhadapan di lintasan adalah bagian dari kebanggaan sebagai ibu, meski hasil akhirnya tidak selalu sesuai harapan.

“Ketika mereka saling berhadapan, saya berkata, ‘Ini dia, Marc, ayo kejar Alex, dia memiliki kecepatan yang lebih baik.’ Tapi kali ini bukan berakhir seperti yang diharapkannya,” ucapnya.

Jerez juga punya makna tersendiri bagi Marc karena sirkuit itu pernah menjadi lokasi kecelakaan parah pada 2020. Meski pernah melewati masa cedera panjang, ia tetap mampu bangkit dan merebut gelar juara dunia tahun lalu bersama Ducati.

Karena itu, Alenta menolak anggapan bahwa Marc sudah habis hanya karena hasil buruk di Spanyol. Ia menilai putra sulungnya masih berada di level tinggi dan tetap sanggup bersaing dengan para rivalnya.

“Lihat, Marc belum habis. Dia masih di sana. Orang-orang suka mengada-ada, tapi dia sedang melakukan apa yang harus dilakukannya. Menurut Anda harusnya bagaimana? Apakah yang lain tidak akan membuat kesalahan?” kata Alenta.

Berita Terbaru