Shark 2 5G langsung menonjol lewat satu hal yang jarang muncul di kelas harga murah: Android 16 sejak pertama kali dipakai. Lava memadukan sistem operasi itu dengan baterai 6.000mAh, layar 120Hz, dan dukungan 5G, tetapi tetap menyisakan banyak kompromi di bagian lain.
Ponsel ini dipasarkan di India sebagai opsi entry-level yang mengutamakan daya tahan baterai dan konektivitas modern. Harganya dipatok Rs 11,999, dan Lava hanya menyiapkan satu varian, yaitu 4 GB RAM dengan penyimpanan 64 GB.
Kehadiran Shark 2 5G juga memperlihatkan pendekatan distribusi yang cukup spesifik. Perangkat ini mulai dijual pada 10 Juni 2026 melalui mitra ritel Lava di India, tanpa penjualan lewat kanal online, serta hadir dalam pilihan warna Sonar Gold dan Arya Blue.
Baterai besar, bodi ikut menebal
Bagian yang paling mudah menarik perhatian ada pada baterai 6.000mAh. Lava turut menyertakan pengisian cepat 18W melalui USB-C untuk mengisi dayanya.
Konsekuensinya terasa pada dimensi perangkat yang tidak dibuat untuk mengejar kesan tipis. Bodinya memiliki ketebalan 8,75 mm dengan bobot 210 gram, sehingga lebih mengarah ke ketahanan pakai daripada desain yang ringan.
Layar lega, tapi resolusinya masih sederhana
Di sisi depan, Shark 2 5G memakai panel IPS LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz. Laju penyegaran itu memberi nilai tambah untuk penggunaan harian, terutama saat navigasi dan menggulir layar.
Namun, resolusinya masih HD+, sehingga ketajaman tampilannya tidak setinggi yang biasa ditemukan di kelas yang lebih mahal. Layarnya juga memakai notch berbentuk U untuk kamera depan, dan bezel bawahnya terlihat cukup tebal.
Mesin dasar untuk kebutuhan harian
Lava membekali Shark 2 5G dengan chipset Unisoc T8200. Chip tersebut dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 4 GB dan penyimpanan UFS 2.2 64 GB.
Pengguna masih bisa menambah RAM virtual hingga 4 GB. Penyimpanan internalnya juga dapat diperluas lewat kartu microSD sampai 1 TB, yang membuatnya tetap fleksibel untuk kebutuhan dasar.
Pemakaian UFS 2.2 memberi nilai lebih karena berada di atas eMMC yang masih sering dipakai pada ponsel kelas bawah. Meski begitu, komposisi hardware ini tetap menunjukkan bahwa Lava menargetkan fungsi yang cukup, bukan spesifikasi tinggi.
Kamera dan fitur pendukung dibuat seperlunya
Di sektor kamera, Shark 2 5G hanya membawa kamera utama 13 MP di belakang. Di bagian depan, Lava menempatkan kamera 5 MP, sehingga jelas bahwa fokus utamanya bukan pada fotografi.
Untuk perlindungan, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP64. Lava juga menambahkan sensor sidik jari di sisi bodi, speaker tunggal yang mengarah ke bawah, dual SIM 5G, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.0, dan port USB-C 2.0.
Pilihan murah dengan kompromi yang terlihat
Posisi Shark 2 5G terasa sangat jelas sejak awal: ponsel ini menjual baterai besar, layar 120Hz, 5G, dan Android 16 dalam paket yang tetap terjangkau. Di sisi lain, resolusi layar, kemampuan kamera, dan material bodi membuatnya tetap terasa sebagai perangkat murah.
Lava tampaknya memang menyiapkan Shark 2 5G untuk pembeli yang lebih memprioritaskan daya tahan baterai dan fitur dasar yang lengkap. Dengan strategi offline-first dan harga di bawah Rs 12.000, perangkat ini menambah opsi baru di segmen anggaran India tanpa menyembunyikan komprominya.
Source: gadgets.beebom.com