Simulasi angsuran pinjaman non KUR BRI lewat Kupedes menunjukkan bahwa plafon Rp100 juta bisa dicicil mulai Rp2.866.667 per bulan jika mengambil tenor 60 bulan. Angka itu menjadi salah satu alasan produk ini makin banyak dilirik oleh pelaku usaha kecil maupun masyarakat yang membutuhkan dana produktif.
Daya tarik Kupedes tidak hanya ada pada nominal cicilan yang bisa disesuaikan dengan tenor. Produk ini juga dikenal memberi ruang yang lebih fleksibel untuk penggunaan dana dan jenis agunan, sehingga menjadi alternatif di luar skema KUR.
Pilihan pembiayaan di luar KUR
Kupedes merupakan produk pinjaman umum dari Bank Rakyat Indonesia yang menyasar berbagai sektor ekonomi. Pengajuan bisa dilakukan oleh perorangan maupun pelaku usaha yang memenuhi persyaratan bank.
Dana pinjaman dari produk ini kerap dipakai untuk modal usaha, renovasi, pembelian stok, hingga investasi produktif lainnya. Karena tidak dibatasi pada skema yang sama seperti KUR, banyak calon debitur melihatnya sebagai opsi pembiayaan yang lebih leluasa.
Fleksibilitas itu ikut mendorong minat dari pelaku UMKM dan pedagang kecil. Bagi sebagian nasabah, kemudahan akses menjadi faktor penting saat membutuhkan tambahan modal dalam waktu relatif singkat.
Simulasi cicilan Rp100 juta
Sebelum mengajukan pinjaman, banyak calon nasabah biasanya menghitung kemampuan bayar melalui simulasi angsuran. Langkah ini penting agar tenor yang dipilih tetap sesuai dengan kondisi keuangan bulanan atau arus kas usaha.
Untuk plafon Rp100 juta pada Kupedes BRI, tersedia beberapa pilihan tenor dengan besaran cicilan yang berbeda. Semakin panjang tenor, angsuran bulanan akan semakin ringan.
Berikut simulasi angsuran pinjaman Rp100 juta pada Kupedes BRI:
| Tenor | Cicilan per bulan |
|---|---|
| 12 bulan | Rp9.533.333 |
| 18 bulan | Rp6.755.556 |
| 24 bulan | Rp5.366.667 |
| 36 bulan | Rp3.977.778 |
| 48 bulan | Rp3.283.333 |
| 60 bulan | Rp2.866.667 |
Dari simulasi tersebut, cicilan paling ringan berada pada tenor 60 bulan. Sebaliknya, tenor 12 bulan menghasilkan angsuran bulanan paling tinggi.
Agunan dan syarat yang relatif sederhana
Salah satu alasan Kupedes cukup diminati adalah persyaratan awalnya yang tidak terlalu rumit. Identitas dasar seperti KTP atau SIM sudah bisa menjadi dokumen awal untuk memulai pengajuan.
Selain identitas diri, calon nasabah perlu menyiapkan surat keterangan usaha atau legalitas usaha. Dokumen itu dapat berasal dari desa, lurah, atau pasar, tergantung pada kelengkapan administrasi yang dimiliki pemohon.
Bank juga mensyaratkan usaha yang diajukan telah berjalan minimal 1 tahun. Ketentuan ini menjadi dasar penilaian kelayakan usaha sekaligus kemampuan pembayaran calon debitur.
Soal jaminan, Kupedes tidak selalu menuntut sertifikat rumah atau tanah. Fleksibilitas agunan ini membuat produk tersebut lebih terbuka bagi masyarakat di daerah dan pelaku usaha mikro yang belum memiliki aset besar.
Siapa yang paling cocok meliriknya
Pinjaman Rp100 juta non KUR BRI umumnya menarik bagi nasabah yang membutuhkan dana lebih besar untuk pengembangan usaha. Kebutuhannya bisa berupa pembelian stok, perbaikan tempat usaha, atau penguatan modal kerja.
Di sisi lain, masyarakat yang mencari pembiayaan produktif di luar KUR juga kerap mempertimbangkan produk ini. Ruang pembiayaan Kupedes masih cukup luas karena plafonnya bisa mencapai Rp500 juta.
Meski begitu, besaran pinjaman akhir tetap bergantung pada hasil analisa bank dan kemampuan bayar masing-masing pemohon. Karena itu, calon debitur sebaiknya menyesuaikan pilihan tenor dengan kondisi keuangan sebelum datang ke kantor BRI untuk menanyakan rincian bunga, syarat, dan ketentuan terbaru.
