Antrean Biosolar Jatim Mulai Terurai, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Aman

Author: Redaksi Android62

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara memastikan pasokan BBM di Jawa Timur tetap aman meski antrean kendaraan di sejumlah SPBU sempat mengular. Perusahaan menyebut kondisi distribusi kini sudah kembali normal dan stok seluruh produk masih tersedia.

Perbaikan itu mulai terasa pada Senin siang, ketika antrean di lapangan terlihat lebih landai di beberapa titik yang sebelumnya ramai dilaporkan warga. Wilayah yang mengalami pemulihan antara lain Surabaya Raya, Mojokerto, Sidoarjo, dan sejumlah daerah lain di Jawa Timur.

Distribusi kembali bergerak normal

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, mengatakan stok dipulihkan lebih cepat setelah terjadi lonjakan permintaan di sejumlah SPBU. Ia menambahkan bahwa arus pengiriman ikut terbantu oleh kondisi lalu lintas pada akhir pekan yang lebih lengang.

Menurut Ahad, mobil tangki dapat bergerak lebih lancar pada Sabtu dan Minggu sehingga distribusi BBM yang sempat tersendat kini kembali berjalan normal. Pertamina juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM karena pemantauan lapangan tetap dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan susulan.

Pantauan diperluas ke wilayah penyangga dan jalur logistik

Setelah antrean di beberapa titik mulai menurun, Pertamina mengalihkan perhatian ke wilayah penyangga Surabaya seperti Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto. Pengawasan juga diperluas ke jalur Pantura, Tol Trans Jawa, dan jalur selatan yang banyak dilintasi kendaraan logistik berat.

Ahad menjelaskan, pola peningkatan permintaan bisa bergeser mengikuti pergerakan kendaraan logistik. Karena itu, pemantauan dilakukan bertahap dari jalur berangkat hingga jalur balik ke Surabaya agar perubahan permintaan dapat segera terdeteksi.

Laporan antrean di Bojonegoro juga masuk dalam pantauan perusahaan. Pertamina melihat permintaan dapat bergerak seperti gelombang dari Surabaya lalu bergeser ke daerah lain yang menjadi titik perjalanan kendaraan logistik.

Antrean kendaraan berat sempat menghambat pengiriman

Pertamina mengakui distribusi sempat terdampak ketika antrean kendaraan logistik berat mengular hingga badan jalan. Kondisi itu ikut menghambat mobil tangki saat mengirim pasokan ke SPBU.

Untuk Surabaya Raya, BBM disuplai dari terminal utama Pertamina di kawasan Tanjung Perak. Dalam kondisi normal, SPBU menerima suplai reguler setiap hari, biasanya mulai pukul 00.00 dini hari WIB hingga pukul 06.00 pagi WIB.

Perusahaan juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas di masing-masing wilayah untuk mengatur antrean di titik SPBU yang menjadi sentra pengisian kendaraan logistik berat. Langkah itu diambil agar pengguna jalan lain tetap nyaman melintas.

Stok di sejumlah SPBU masih tersedia

Berdasarkan data laporan stok dan pengiriman biosolar pada sejumlah SPBU di Jawa Timur per Senin pukul 09.00 WIB, beberapa titik masih mencatat ketersediaan yang cukup. Di Surabaya, SPBU 54601112 Margomulyo memiliki stok 41,76 KL, SPBU 54601117 Ngaglik 34,47 KL, dan SPBU 5460239 Manyar 27,52 KL.

Masih di Surabaya, SPBU 5460196 Arjuna tercatat memiliki stok 5,91 KL dan SPBU 5460183 Demak 3,95 KL. Sementara di Sidoarjo, SPBU 5461263 Juanda mencatat stok 17,01 KL, SPBU 5461226 Balongbendo 76,99 KL, dan SPBU 5461255 Tropodo 28,95 KL.

Di Pasuruan, SPBU 5467110 Bangil tercatat memiliki stok 3,8 KL. Adapun di Mojokerto, SPBU 5461301 Kota Mojokerto mencatat stok 49,76 KL.

Laporan warga tetap dibuka

Pertamina mengimbau masyarakat yang masih menemukan kendala stok BBM atau antrean di SPBU untuk segera melapor melalui Instagram @pertamina135, Pertamina Call Center 135, dan Radio Suara Surabaya. Setiap laporan akan ditindaklanjuti langsung oleh perusahaan.

Pemantauan lapangan juga akan terus dilakukan agar gangguan serupa tidak kembali meluas di SPBU Jawa Timur. Pertamina menegaskan pengawasan tetap berjalan meski antrean di banyak titik sudah mulai terurai.

Source: www.suarasurabaya.net
Berita Terbaru