Persebaya akan memakai laga perayaan ulang tahun ke-99 sebagai panggung awal untuk menguji kesiapan skuad baru. Duel melawan PSIS Semarang menjadi kesempatan bagi pemain anyar dan pemain muda menghadapi tuntutan bermain di hadapan Bonek dan Bonita.
Gelandang serang Francisco Rivera menilai atmosfer Gelora Bung Tomo dapat mempercepat penyesuaian para pemain yang baru bergabung. Dukungan langsung dari tribune dinilai memberi pengalaman penting sebelum tim memasuki agenda kompetisi.
Persebaya dijadwalkan bertemu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (19/7). Pertandingan tersebut menjadi puncak rangkaian perayaan hari jadi ke-99 Green Force.
Rivera menekankan bahwa pertandingan anniversary tidak semata-mata menjadi laga seremonial. Menurutnya, seluruh pemain perlu memanfaatkan kesempatan itu untuk menunjukkan kesiapan dan perkembangan selama masa persiapan.
“Pertandingan ini penting bagi semua pemain, terutama pemain baru dan pemain muda. Mereka akan merasakan langsung atmosfer luar biasa dari Bonek dan Bonita,” kata Rivera dalam konferensi pers, Sabtu (18/7).
Bagi sejumlah pemain, duel kontra PSIS akan menjadi pengalaman awal menyaksikan dukungan pendukung Persebaya dari dalam lapangan. Situasi itu sekaligus memperlihatkan besarnya ekspektasi ketika mengenakan seragam Green Force.
Persaingan Internal Meningkat
Persebaya melakukan penyegaran di beberapa lini pada musim ini. Kehadiran pemain baru membuat pilihan skuad bertambah dan persaingan internal menjadi lebih terbuka.
Ramadhan Sananta, Alex Martins, Yuran Fernandes, Miguel Pereira, Walber Motta, serta Yann Mabella telah masuk dalam keluarga besar Persebaya. Mereka bergabung bersama pemain baru lain yang berupaya memberi kontribusi sejak periode persiapan.
Kompetisi di dalam skuad memberi nilai tersendiri bagi pertandingan melawan PSIS. Laga ini dapat menjadi ruang bagi para pemain untuk membangun pemahaman permainan sekaligus memperlihatkan peran masing-masing.
Rivera memandang menit bermain pada pertandingan anniversary memiliki arti lebih luas daripada sekadar uji coba. Pemain baru dan pemain muda juga dapat mengukur kemampuan mereka dalam suasana pertandingan yang sarat perhatian pendukung.
Target Menang Tetap Dijaga
Status persahabatan tidak mengubah keseriusan Persebaya dalam menghadapi pertandingan tersebut. Rivera menyatakan skuad tetap ingin tampil maksimal dan membalas dukungan suporter dengan hasil positif.
“Kami sudah siap menghadapi pertandingan ini. Yang terpenting, kami bermain untuk Persebaya dan kami ingin meraih kemenangan,” tandas Francisco Rivera.
Menurut Persebaya, laga ini juga menjadi sarana melihat hasil kerja keras tim selama beberapa pekan persiapan. Pelatih dan pemain dapat menilai sejauh mana koneksi antarpemain terbentuk dalam situasi pertandingan.
Rivera menilai momen ini terasa khusus karena Persebaya sedang mendekati perjalanan satu abad. Karena itu, penampilan tim membawa harapan besar dari pendukung yang selama ini setia mendampingi klub.
“Kami tahu pertandingan ini sangat spesial bagi klub dan suporter. Karena itu kami ingin memberikan yang terbaik di lapangan,” ujar pemain asal Meksiko tersebut.
Duel melawan PSIS menjadi panggung pertama bagi wajah baru Persebaya untuk membuktikan kesiapan mereka. Hasil pertandingan memang penting, tetapi kemampuan membangun ikatan dengan Bonek dan Bonita juga menjadi bagian utama dari makna perayaan ini.
