Atto 1 MY 2026 Punya LiDAR Dan CNOA, Fitur Canggih Kini Masuk EV Mungil

Author: Redaksi Android62

BYD menempatkan LiDAR ke Seagull model year 2026, mobil listrik kompak yang di Indonesia dikenal sebagai Atto 1. Langkah ini membuat fitur yang biasanya identik dengan mobil kelas lebih mahal ikut hadir di segmen city EV entry level.

Paket paling menonjol datang melalui God’s Eye B atau DiPilot 300. Kombinasi ini memakai sensor LiDAR dan membawa City Navigation on Autopilot atau CNOA untuk membantu berkendara di area perkotaan.

Fitur bantuan berkendara yang naik kelas

Sistem CNOA dirancang untuk membantu navigasi di kota. Fungsinya mencakup membaca lampu lalu lintas dan membantu bermanuver di bundaran.

BYD juga menambah Driver Monitoring System, Automatic Emergency Braking, serta driving recorder lima arah. Kehadiran daftar fitur ini membuat Atto 1 MY 2026 terasa lebih dekat ke mobil dengan teknologi bantuan berkendara yang lebih lengkap.

Di kelas mobil listrik mungil, kombinasi LiDAR dan sistem semi otonom seperti ini masih jarang ditemui. Karena itu, Atto 1 MY 2026 menonjol bukan hanya sebagai mobil kompak, tetapi juga sebagai model yang membawa teknologi keselamatan aktif ke level harga yang lebih terjangkau.

Harga tetap dijaga agresif

Meski mendapat tambahan teknologi, harga Seagull MY 2026 tetap dibuat kompetitif di pasar Cina. Model ini dibuka dari 69.900 yuan, sementara varian tertinggi dengan paket LiDAR dipatok 97.900 yuan.

Rinciannya terdiri dari Vitality Edition 305 Km seharga 69.900 yuan, Freedom Edition 305 Km seharga 78.900 yuan, Zizai Edition 405 Km seharga 78.900 yuan, dan Flying Edition 405 Km seharga 85.900 yuan. Rentang harga tersebut memperlihatkan bahwa BYD masih menjaga posisi Seagull sebagai EV kompak yang relatif terjangkau.

Persaingan di segmen ini juga semakin padat. Geely Xingyuan atau EX2 disebut sebagai rival berat, sedangkan Arcfox T1 dan Leapmotor A10 ikut memperketat perebutan pasar city EV.

Desain eksterior dibuat lebih segar

Pembaruan Atto 1 2026 tidak hanya ada di sisi teknologi. Mobil ini juga mendapat dua warna baru, yakni mango orange dan mint green, sementara pilihan warm sun white dan peach powder tetap dipertahankan.

Tampilan luarnya ikut disegarkan lewat pelek Starlight berukuran 16 inci. Lampu belakang LED juga direvisi dengan logo bercahaya baru agar tampil lebih modern.

Dimensinya tetap ringkas untuk kebutuhan perkotaan. Mobil ini memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm.

Kabinnya ikut dibuat lebih modern

Masuk ke bagian dalam, BYD menghadirkan tema warna oatmeal rice yang memberi suasana kabin lebih segar. Sistem hiburannya menggunakan DiLink 150 dengan layar sentuh 12,8 inci beresolusi tinggi.

Perlengkapan kenyamanan juga ikut bertambah. BYD menambahkan wireless charging 50 Watt, jok depan berpemanas, dan kursi pengemudi elektrik enam arah.

Mesin tetap sederhana, jarak tempuh tetap luas

Untuk urusan penggerak, seluruh varian masih mengandalkan motor listrik tunggal. Tenaganya 55 kW atau sekitar 75 PS, dengan torsi puncak 135 Nm.

Pilihan baterainya terdiri dari 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Paket pertama memiliki jarak tempuh hingga 305 km, sedangkan paket kedua mampu mencapai 405 km.

Dengan kombinasi itu, Atto 1 MY 2026 tetap mempertahankan karakter sebagai mobil listrik kompak yang praktis. Namun tambahan LiDAR dan sistem semi otonom membuat posisinya kini terasa lebih dekat ke model yang membawa teknologi khas mobil kelas atas.

BYD juga punya modal pasar yang kuat untuk menopang langkah ini. Perusahaan itu sebelumnya mencatat penjualan lebih dari 34 ribu unit Seagull pada April tahun lalu, sehingga pembaruan MY 2026 hadir di saat persaingan city EV makin sengit.

Source: www.oto.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru