Audi A6 Allroad Baru Langsung Bikin Kaget, PHEV-nya Tembus 95 Km Mode Listrik

Author: Redaksi Android62

Varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle menjadi sorotan terbesar pada Audi A6 Allroad generasi kelima. Untuk pertama kalinya dalam sejarah model ini, Audi menghadirkan opsi elektrifikasi penuh tanpa menghilangkan karakter wagon premium yang serbaguna.

Langkah tersebut menandai perubahan besar pada arah pengembangan A6 Allroad. Model ini tetap diposisikan sebagai mobil harian yang nyaman, tetapi kini juga lebih siap masuk ke era elektrifikasi.

PHEV menjadi pusat perhatian

Varian A6 Allroad e-hybrid mengandalkan mesin bensin 2,0 liter empat silinder bertenaga 185 kW yang dipadukan dengan motor listrik 105 kW. Kombinasi keduanya menghasilkan output sistem 270 kW atau 362 dk, dengan torsi puncak 500 Nm.

Audi menyematkan baterai 25,9 kWh gross atau 20,7 kWh net pada varian ini. Dalam pengujian WLTP, mobil tersebut mampu melaju hingga 95 kilometer dalam mode listrik murni.

Performa tetap dijaga meski fokus utamanya ada pada efisiensi. A6 Allroad e-hybrid dapat berakselerasi 0–100 km/jam dalam 5,5 detik dan memiliki kecepatan puncak 250 km/jam.

Sistem pengisian dayanya mendukung arus AC hingga 11 kW. Pengisian baterai dari kondisi kosong sampai penuh diklaim membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.

Audi juga membekali model ini dengan manajemen rekuperasi untuk memaksimalkan pemulihan energi. Fungsinya bisa bekerja otomatis melalui data navigasi atau diatur manual lewat paddle di kemudi.

Diesel masih dipertahankan

Bagi konsumen yang masih memilih mesin diesel, Audi tetap menyediakan varian 3,0 liter V6 TDI. Mesin tersebut menghasilkan 220 kW atau 295 dk dengan torsi 580 Nm.

Varian diesel ini dipasangkan dengan teknologi MHEV plus. Sistem tersebut menggabungkan belt alternator starter dan powertrain generator untuk memberi tambahan tenaga instan 18 kW atau 24 dk.

Audi juga memasang kompresor elektrik pada mesin ini agar respons akselerasi tetap cepat dan gejala turbo lag bisa ditekan. Hasilnya, sprint 0–100 km/jam hanya butuh 5,4 detik, sedikit lebih cepat dari versi e-hybrid.

Kecepatan puncaknya tetap sama, yaitu 250 km/jam. Dengan begitu, pilihan diesel masih menawarkan performa tinggi bagi pembeli yang belum ingin beralih sepenuhnya ke listrik.

Bodi lebih besar dan tetap mengandalkan quattro

Audi juga mengubah proporsi bodi A6 Allroad agar tampil lebih tegas di jalan. Mobil ini kini lebih lebar 111 mm dibanding A6 Avant standar dan 84 mm dibanding pendahulunya, dengan dimensi 5.016 mm x 1.986 mm x 1.479–1.508 mm.

Jarak pijak roda ikut diperlebar untuk memperkuat stabilitas. Track depan naik 74 mm, sedangkan track belakang bertambah 70 mm.

Seluruh varian A6 Allroad tetap memakai sistem penggerak quattro all-wheel drive sebagai standar. Identitas tersebut masih menjadi fondasi utama model allroad dalam menjaga kemampuan jelajah di berbagai kondisi jalan.

Kemampuan itu didukung adaptive air suspension standar dengan rentang setelan ketinggian hingga 55 mm. Ground clearance mobil ini juga 34 mm lebih tinggi dibanding A6 Avant reguler.

Pada kecepatan rendah dan tinggi, manuver dibantu all-wheel steering. Roda belakang dapat berbelok hingga 5 derajat ke arah berlawanan untuk membantu memangkas radius putar.

Audi turut menambahkan progressive steering untuk menjaga kelincahan sekaligus kestabilan. Untuk roda, ukuran standar memakai pelek 19 inci dengan ban 265/45, sedangkan opsi lain tersedia dalam ukuran 20 inci dan 21 inci.

Kabin digital dan fitur keselamatan makin lengkap

Masuk ke interior, Audi MMI panoramic display menjadi pusat perhatian. Tata letak dasbor memadukan Audi virtual cockpit 11,9 inci dengan layar sentuh utama 14,5 inci.

Penumpang depan juga bisa memperoleh layar sentuh 10,9 inci sebagai opsi tambahan. Susunan ini mempertegas arah kabin A6 Allroad yang semakin digital dan modern.

Fitur kenyamanan dibuat lengkap untuk kelas premium. Audi memasang contoured seats dengan fungsi pijat dan ventilasi, AC otomatis empat zona, serta atap kaca panoramik yang dapat diredupkan.

Ruang bagasi tetap menjadi nilai penting bagi wagon serbaguna ini. Kapasitasnya tercatat 466 hingga 1.497 liter, sementara varian e-hybrid memiliki ruang 404 hingga 1.423 liter.

Di sisi keselamatan, Audi menambahkan Lane Keeping Assistant yang dapat memberi peringatan dan intervensi kemudi halus saat kendaraan keluar jalur tanpa sengaja. Fitur lain yang tersedia mencakup Side Collision Warning dan Crossing Traffic Warning.

Mobil ini juga dibekali lampu utama Digital Matrix LED yang dapat memproyeksikan tanda bahaya ke permukaan jalan. Di bagian belakang, teknologi pencahayaan memakai Digital OLED 2.0, sementara lampu siang hari menawarkan delapan pola DRL.

Pemesanan global untuk Audi A6 Allroad generasi terbaru akan dibuka mulai 18 Juni 2026. Mobil ini dijadwalkan tiba di dealer resmi Audi pada musim gugur 2026 dengan harga dasar mulai 77.250 Euro.

Source: kabaroto.com
Berita Terbaru