Hyundai Ioniq V muncul sebagai salah satu penantang baru yang paling serius di pasar kendaraan listrik Tiongkok. Bekal jarak tempuh hingga 620 km dalam sekali pengisian daya membuat model fastback listrik ini langsung menarik perhatian.
Varian yang paling menonjol memakai baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP dari CATL berkapasitas 66,8 kWh. Paket baterai ini berbobot 465 kg dan dipasangkan dengan motor listrik 168 kW atau 225 tk.
Menurut data spesifikasi yang beredar, versi long range tersebut mampu menempuh 620 km hingga 650 km berdasarkan standar uji CLTC. Bobot kosongnya berada di kisaran 1.782 kg sampai 1.808 kg.
Dua pilihan baterai untuk kebutuhan berbeda
Hyundai tidak hanya menyiapkan satu konfigurasi. Untuk varian entry-level, pabrikan asal Korea Selatan itu membekali baterai LFP CATL 53,5 kWh dengan bobot 395 kg.
Versi dasar ini menggunakan motor listrik 140 kW atau setara 188 tk. Dalam pengujian CLTC, jarak tempuhnya diklaim berada di rentang 520 km hingga 540 km, dengan bobot kosong 1.707 kg sampai 1.737 kg.
Strategi dua varian ini menunjukkan Hyundai ingin menjangkau konsumen yang berbeda kebutuhan. Pembeli yang mengejar efisiensi bisa melirik versi awal, sedangkan pengguna yang membutuhkan daya jelajah lebih jauh dapat memilih varian long range.
Dimensi besar dan desain yang mengalir
Ioniq V dibangun dengan ukuran bodi yang cukup besar untuk sebuah fastback listrik. Panjangnya 4.900 mm, lebarnya 1.890 mm, tingginya 1.470 mm, dan wheelbase-nya 2.900 mm.
Proporsi tersebut memberi ruang bagi kabin yang lebih lapang sekaligus menopang karakter mobil keluarga modern. Dari sisi visual, Hyundai membentuk kap mesin yang landai dan mengalir ke kaca depan untuk mempertegas siluet aerodinamis.
Tampilan luar juga diperkuat lampu utama model split headlights dan gagang pintu semi-flush. Kombinasi itu membuat bodi terlihat bersih sekaligus membantu efisiensi aerodinamika.
Kabin digital dan dukungan pengisian cepat
Di dalam kabin, Hyundai memasang layar ganda berukuran 27 inci yang mendominasi dasbor. Tata letak ini menegaskan arah desain yang berfokus pada pengalaman digital pengemudi dan penumpang.
Untuk fitur keselamatan dan bantuan berkendara, Hyundai menyematkan sistem ADAS yang dikembangkan bersama Momenta. Model ini juga memakai arsitektur kelistrikan tegangan tinggi 800V untuk mendukung pengisian daya cepat.
Beijing Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq V di Beijing Auto Show 2026. Kehadiran model ini menjadi bagian dari strategi Hyundai untuk memperkuat kembali posisinya di pasar Tiongkok.
Langkah tersebut diambil saat tekanan penjualan masih terasa. Berdasarkan data China EV DataTracker, pengiriman Hyundai di Tiongkok pada Mei lalu turun 8,9 persen secara tahunan menjadi 6.500 unit.
Di luar versi listrik murni atau BEV, Hyundai juga dirumorkan menyiapkan varian Extended Range Electric Vehicle atau EREV. Informasi itu belum menjadi pengumuman utama, tetapi menunjukkan lini Ioniq V masih berpotensi berkembang.
Dengan kombinasi jarak tempuh yang panjang, dua pilihan baterai, dimensi besar, dan dukungan teknologi 800V, Hyundai Ioniq V disiapkan sebagai model yang tidak sekadar hadir untuk meramaikan pameran. Mobil ini diposisikan untuk menguji ketatnya persaingan sedan dan fastback listrik di Tiongkok.
