Audit BPK Belum Rampung, Danantara Tahan Rilis Laporan Keuangan Seribu BUMN

Author: Redaksi Android62

BPI Danantara belum bisa merilis laporan keuangan secara penuh karena proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK masih berlangsung. Hingga kini, dokumen finansial yang sudah dihimpun juga masih harus melalui konsolidasi dari lebih dari seribu perusahaan milik negara yang berada di bawah pengelola investasi tersebut.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menjelaskan bahwa skala pelaporan Danantara tidak bisa diperlakukan seperti korporasi biasa. Lembaga ini harus menyatukan data dari banyak entitas dengan karakter dan tenggat pelaporan yang berbeda sebelum angka akhir bisa disusun menjadi satu laporan utuh.

Konsolidasi data dari berbagai jenis BUMN

Salah satu hambatan terbesar datang dari perbedaan status perusahaan yang ada di bawah Danantara. Sebagian merupakan perusahaan terbuka atau Tbk., sedangkan sebagian lainnya merupakan perusahaan tertutup yang tunduk pada tenggat pelaporan berbeda.

Rosan menyebut perusahaan Tbk. wajib menyerahkan laporan keuangan pada akhir Maret. Adapun perusahaan non-Tbk. memiliki batas waktu sampai akhir Juni sesuai ketentuan undang-undang PT.

Perbedaan jadwal itu membuat Danantara masih menunggu sejumlah berkas, terutama dari lini BUMN non-Tbk. Setelah seluruh data masuk, barulah laporan keuangan dapat diintegrasikan menjadi satu kesatuan yang mewakili posisi keuangan Danantara.

Proses pemeriksaan resmi masih berjalan

Setelah data terkumpul, Danantara menyerahkannya kepada BPK untuk diaudit. Lembaga pemeriksa negara itu menjadi pihak resmi yang berwenang menilai laporan keuangan Danantara secara menyeluruh.

Menurut Rosan, audit tersebut belum selesai. Meski begitu, ia menekankan bahwa mekanisme akuntabilitas tetap dijalankan melalui proses pemeriksaan resmi yang sedang berlangsung.

Data tetap dibuka untuk investor

Di tengah laporan resmi yang belum rampung, Danantara tetap membawa data keuangan yang sudah terkumpul ke hadapan investor dan calon mitra strategis dalam agenda pertemuan bisnis. Rosan mengatakan para investor memahami bahwa audit formal Danantara berada di tangan BPK.

Ia juga menegaskan bahwa transparansi tetap menjadi prinsip yang dijaga manajemen. Para mitra global disebut masih bisa menilai dan menghitung laporan keuangan yang dipaparkan, meski dokumen resminya belum berstatus teraudit.

Situasi ini menunjukkan bahwa lambatnya publikasi laporan keuangan Danantara berkaitan langsung dengan besarnya jumlah entitas yang harus dikonsolidasikan dan tahapan pemeriksaan yang belum selesai. Di sisi lain, proses keterbukaan informasi tetap dijalankan untuk menjaga kepercayaan publik dan keyakinan investor.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru