Autopsi Korban Penganiayaan di Bekasi Menunggu Izin Keluarga, Polisi Ungkap Langkah Penyidikan

Author: Redaksi Android62

Polisi masih menunggu persetujuan keluarga untuk melakukan autopsi terhadap jenazah bocah berusia 4 tahun yang tewas usai dianiaya ibu tirinya di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Langkah itu disiapkan untuk memperkuat penyidikan kasus yang kini telah menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Chandra mengatakan autopsi memang sudah direncanakan, tetapi pelaksanaannya belum bisa dilakukan tanpa izin keluarga. “Kita masih koordinasi sama keluarga, rencana mau kita autopsi memang. Cuma menunggu pihak keluarga juga,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Tersangka Dijerat Penganiayaan Berat yang Menyebabkan Meninggal

Pelaku berinisial DM, perempuan 19 tahun, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi menyebut pasal yang dikenakan adalah penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

“Tapi untuk penerapan pasalnya tetap kita kenakan untuk penganiayaan berat mengakibatkan meninggal,” kata Jerico.

Korban Sempat Dirawat sebelum Meninggal

Bocah berinisial QSH itu sebelumnya mengalami luka parah setelah disiksa ibu tirinya di Tarumajaya. Korban kemudian sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisinya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada malam hari.

Kapolsek Tarumajaya AKP I Gede Bagus Ariska Sudana mengatakan korban meninggal pada pukul 20.42 WIB. “Benar, meninggal tadi malam pukul 20.42 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi detikcom.

Jenazah Dibawa ke Lebak untuk Dimakamkan

Setelah meninggal dunia di RSUD Koja, Jakarta Utara, jenazah QSH dibawa ke rumah neneknya di Lebak, Banten untuk dimakamkan. Polisi menyampaikan duka cita dan memastikan pengusutan perkara ini akan dilakukan sampai tuntas.

“Kami menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya ananda QSH. Kami pastikan pengusutan kasus sampai tuntas,” kata AKP I Gede Bagus.

Sementara itu, penyidikan terhadap DM masih berjalan seiring rencana autopsi yang menunggu restu keluarga korban. Hasil autopsi diharapkan dapat membantu menjelaskan rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian bocah tersebut.

Source: news.detik.com
Berita Terbaru