Avatr 12 Punya Pendulum Parking, Manuver Berayun yang Memudahkan Mobil Masuk Celah Sempit

Author: Redaksi Android62

Fitur Pendulum Parking pada Avatr 12 menjadi salah satu contoh bagaimana mobil listrik kini tidak hanya mengandalkan tenaga dan baterai, tetapi juga kecerdasan sasis untuk menghadapi situasi harian yang sulit. Teknologi ini dirancang agar mobil bisa masuk ke ruang parkir sempit dengan gerakan yang sangat terkontrol dan presisi.

Di tengah kondisi parkir kota yang makin padat, kemampuan seperti ini menjadi nilai tambah yang terasa langsung bagi pengemudi. Avatr 12, melalui sistem dari Changan, menunjukkan bahwa manuver ekstrem di ruang terbatas kini bisa dibantu oleh kombinasi perangkat lunak, motor listrik, dan sasis yang bekerja secara independen.

Cara Pendulum Parking bekerja

Saat fitur ini aktif, salah satu roda depan dikunci dan dijadikan titik poros. Dari titik itu, motor listrik di bagian belakang bergerak secara independen untuk menciptakan pergerakan berlawanan yang membuat bodi mobil seolah berputar di sekitar porosnya.

Satu motor roda belakang bergerak ke arah maju, sementara motor lainnya bergerak ke arah sebaliknya. Hasilnya, bagian belakang mobil dapat bergeser masuk ke area parkir melalui gerakan berayun menyamping yang rapi dan terukur.

Mekanisme tersebut membuat mobil bisa menyesuaikan posisi dengan lebih presisi dibanding manuver biasa. Gambaran gerakannya mirip ujung jarum jam yang berputar pada poros, tetapi kendalinya jauh lebih presisi karena dijalankan oleh sistem elektronik.

Bukan sekadar tampilan menarik

Changan menempatkan Pendulum Parking sebagai bagian dari Taihang Intelligent Chassis 2.0. Platform sasis ini dirancang untuk memberi fleksibilitas manuver yang lebih luas pada kendaraan listrik, sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan mobil listrik tidak berhenti pada performa baterai saja.

Pernyataan dari staf Changan yang menjelaskan fitur itu juga menegaskan bahwa mekanisme ini dibuat agar New Avatr 12 bisa bermanuver dengan kontrol yang sangat terukur. Dengan begitu, fungsi praktisnya menjadi lebih penting daripada sekadar efek visual.

Pendekatan ini memperlihatkan arah baru dalam pengembangan kendaraan listrik. Kecerdasan sasis kini ikut menentukan seberapa mudah mobil digunakan dalam situasi sehari-hari, termasuk saat harus masuk ke ruang yang sulit dijangkau.

Relevan untuk parkir di kota padat

Kebutuhan seperti Pendulum Parking terasa dekat dengan pengalaman pengemudi di area perkotaan. Ruang parkir yang sempit dan padat sering membuat pengemudi harus melakukan koreksi berkali-kali sebelum mobil benar-benar pas di tempatnya.

Di kondisi seperti itu, fitur yang mampu membantu mobil bergerak dengan presisi jelas memberi manfaat nyata. Changan juga menyebut keberadaan sensor di sekeliling kendaraan sebagai bagian penting dari sistem, karena sensor membantu memastikan manuver berjalan aman dan meminimalkan risiko benturan dengan objek di sekitar mobil.

Dengan kombinasi sasis cerdas, motor yang bekerja independen, dan sensor pendukung, Avatr 12 memperlihatkan cara baru mobil listrik menyelesaikan persoalan parkir sempit. Teknologi ini membuat kendaraan tidak hanya stabil saat melaju, tetapi juga lincah ketika harus bergerak “menari” di ruang yang terbatas.

Source: otomotif.kompas.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru