Memasak ayam hingga matang pada suhu yang tepat menjadi cara paling aman untuk menekan risiko bakteri. USDA menyebut suhu aman untuk ayam adalah 165 Fahrenheit atau 73 derajat celsius, dan panduan ini juga berlaku untuk daging lain serta ikan.
Kebiasaan mencuci ayam mentah justru bisa membuat masalah baru di dapur. Alih-alih membersihkan, air cipratannya dapat menyebarkan bakteri ke wastafel, meja dapur, pakaian, dan permukaan lain di sekitarnya.
Bahaya itu muncul karena ayam mentah dapat membawa bakteri seperti Campylobacter dan Salmonella. Saat dibilas, bakteri tidak hilang begitu saja, melainkan berpotensi pindah ke area kerja dapur dan memicu kontaminasi silang.
Kontaminasi silang menjadi risiko utama yang sering luput diperhatikan. Bakteri dari ayam mentah bisa menempel pada peralatan masak atau permukaan dapur, lalu ikut berpindah ke makanan lain yang belum dimasak.
Risiko tersebut membuat langkah mencuci ayam mentah tidak sebanding dengan manfaat yang diharapkan. Membersihkan bagian luar ayam dengan air tidak menghilangkan ancaman bakteri, tetapi justru membuka peluang penyebaran yang lebih luas di dapur.
Salmonella menjadi salah satu bakteri yang paling perlu diwaspadai. Dilansir dari laman Health, infeksi ini dapat menimbulkan diare, demam, dan sakit perut selama empat hingga tujuh hari.
Pada kondisi yang jarang terjadi, Salmonella juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Bakteri ini bisa masuk ke darah, sendi, atau otak, lalu memicu penyakit yang lebih berat.
Karena itu, cara penanganan ayam mentah perlu dibuat lebih aman sejak awal. CDC menyarankan ayam mentah dibungkus saat berbelanja agar cairannya tidak menetes ke makanan lain.
Saat menyiapkan bahan, ayam mentah sebaiknya diletakkan di talenan terpisah. Semua peralatan yang menyentuh ayam mentah juga perlu dicuci dengan sabun dan air panas agar bakteri tidak ikut terbawa ke permukaan lain.
Jika tujuan mencuci hanya untuk mengurangi lendir, ada cara yang lebih aman. Ayam bisa ditepuk-tepuk dengan tisu dapur tanpa perlu dialiri air.
Setelah ayam matang, penyimpanan juga tetap penting diperhatikan. Ayam dapat disimpan di lemari es selama tiga hingga empat hari, sementara freezer bisa dipakai bila ingin menyimpannya untuk beberapa hari ke depan.
Kebiasaan kecil di dapur sering terlihat sederhana, tetapi dampaknya bisa besar bagi keamanan makanan. Karena itu, menghindari cuci ayam mentah, menjaga kebersihan alat, dan memastikan ayam matang pada suhu yang tepat menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran bakteri.
Source: www.beautynesia.id