Operasional Bandung Zoo masih dijaga di tengah proses pencarian pengelola baru yang belum menemukan titik akhir. Di saat Pemerintah Kota Bandung masih menunggu hasil seleksi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai membuka kemungkinan agar BUMD Jawa Barat turun tangan mengambil alih pengelolaan kebun binatang itu.
Opsi tersebut muncul karena lelang pengelola di tingkat kota belum juga menghasilkan pemenang. Pemerintah Kota Bandung bahkan telah meminta tambahan waktu satu bulan setelah 6 Mei, lantaran syarat seleksi dinilai ketat dan tidak mudah dipenuhi peserta.
Dedi menilai keputusan soal pengelolaan Bandung Zoo tidak seharusnya diambil tergesa-gesa. Ia melihat masih ada pertimbangan hukum dan proses yang belum final, sehingga langkah apa pun perlu menunggu kejelasan lebih lanjut.
Laporan Dinas Kehutanan Jawa Barat juga disebut menyatakan bahwa lelang masih berjalan. Karena itu, skema pengambilalihan oleh BUMD baru menjadi opsi jika proses di Pemerintah Kota Bandung kembali tidak membuahkan hasil setelah perpanjangan waktu yang diajukan.
Menurut Dedi, bila provinsi ikut masuk melalui BUMD, tujuan utamanya bukan mengejar keuntungan. Fokus utamanya adalah menyelamatkan pegawai dan memastikan konservasi satwa di Bandung Zoo tetap berjalan.
Ia juga menilai kawasan kebun binatang itu masih layak dikelola. Tata kawasan disebut relatif tertata, hutan di dalamnya masih baik, dan banyak pohon besar yang masih berdiri di area tersebut.
Di sisi lain, upaya mencari pengelola baru memang tidak sederhana. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut dari 85 lembaga potensial yang diundang, baru sekitar empat yang menunjukkan minat serius.
Syarat yang dipasang dalam seleksi itu dibuat ketat agar pengelola yang terpilih benar-benar punya kapasitas dan komitmen. Farhan menekankan, syarat tersebut penting untuk menjaga konservasi dan kesejahteraan satwa di Bandung Zoo.
Walau nota kesepahaman pengelolaan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota sudah berakhir, kondisi di lapangan disebut tetap terkendali. Pelaksana Tugas Kepala BKAD Kota Bandung Gun Gun Sumaryana menyampaikan pakan dan kesehatan satwa berada dalam keadaan normal.
Gun Gun juga menegaskan pemerintah tetap hadir dalam penanganan kebun binatang tersebut. Ia menambahkan bahwa semua pihak masih kompak menjaga operasional Bandung Zoo agar tetap aman.
Koordinator Pengelola Bandung Zoo, Rohman Suryaman, mengatakan kebutuhan pakan satwa masih tercukupi. Satwa juga tetap mendapat pakan tambahan berupa enrichment untuk menjaga insting dan kualitas perawatan.
Rohman menambahkan, pembayaran honorarium pekerja tidak mengalami kendala. Gaji karyawan masih ditanggung Pemerintah Kota Bandung, sementara kebutuhan operasional lain seperti kebersihan juga terus berjalan dengan dukungan pemerintah kota.
Source: www.tempo.co






