Seorang pria berusia 44 tahun ditangkap di London atas dugaan attempted grievous bodily harm terkait insiden di Putney Bridge yang hampir merenggut nyawa seorang perempuan pada 2017. Metropolitan Police menyebut pria itu masih berada dalam tahanan, sementara identitas resminya belum diumumkan ke publik.
Penangkapan ini kembali membuka perhatian atas kasus yang sempat mandek selama bertahun-tahun. Menurut BBC, penyelidikan masih berjalan, sedangkan The Daily Mail melaporkan bahwa pria tersebut adalah seorang banker miliuner yang ditangkap di rumahnya di London senilai €1,4 juta.
Detik-detik di Putney Bridge
Insiden tersebut terjadi pada 5 Mei 2017 saat seorang perempuan berjalan di Putney Bridge dan berpapasan dengan seorang pria yang berlari dari arah berlawanan. Ketika keduanya saling melewati, pria itu terekam mendorong perempuan tersebut ke arah jalan.
Rekaman dashcam dari mobil lain memperlihatkan perempuan yang saat itu berusia 33 tahun terjatuh ke tanah. Ia tidak sampai masuk ke badan jalan dan hanya terduduk di sisi jalan setelah dorongan itu.
Bus yang nyaris memicu tragedi
Sebuah bus merah berada sangat dekat dengan lokasi jatuhnya perempuan itu. Sopir bus, Oliver Salbris, langsung membanting setir untuk menghindari tabrakan yang bisa berakibat fatal.
Salbris mengatakan bahwa jika ia tidak bereaksi cepat, bus itu akan menghantam kepala perempuan tersebut. Ia menyebut responsnya murni refleks dan menyadari dampak yang sangat buruk bagi korban maupun dirinya jika tabrakan benar-benar terjadi.
Sersan Mat Knowls juga menilai perempuan itu berada dalam bahaya ekstrem setelah didorong ke jalan. Menurutnya, korban selamat hanya karena reaksi cepat pengemudi bus yang berhasil menghindar di saat terakhir.
Penyelidikan yang sempat terhenti
Setelah insiden, pria yang diduga melakukan dorongan itu disebut kembali ke lokasi sekitar 15 menit kemudian. Saat perempuan tersebut mencoba menegurnya, pria itu justru pergi sambil tetap berlari.
Rekaman kejadian itu sempat beredar luas dan memicu dukungan besar di internet. Banyak pengguna media sosial bahkan mempertimbangkan penggalangan dana untuk membantu mengidentifikasi sosok yang kemudian dijuluki “Putney Pusher”.
Polisi setempat sempat mewawancarai lebih dari 50 orang, tetapi penyelidikan akhirnya menemui jalan buntu. Pada 2018, kasus itu resmi dihentikan.
Penangkapan terbaru dan dugaan identitas
Dalam perkembangan terbaru, Metropolitan Police belum mengungkap identitas pria yang ditangkap. Hingga saat ini, penyidik masih menahan pria tersebut sambil melanjutkan pemeriksaan atas kasus lama yang kembali terbuka itu.
Laporan The Daily Mail mengaitkan pria tersebut dengan keluarga kerajaan Inggris, namun hingga kini belum ada keterangan final mengenai identitas resminya. Meski demikian, penangkapan ini menjadi titik balik penting dalam perkara yang lama dianggap buntu.







