Barcelona Pastikan Gelar Liga Spanyol, Madrid Tak Mampu Membalas Ketajaman Rashford dan Torres

Author: Redaksi Android62

Barcelona memastikan gelar Liga Spanyol setelah menundukkan Real Madrid 2-0 di Spotify Camp Nou pada pekan ke-35. Hasil itu membuat koleksi poin Blaugrana mencapai 91 dari 35 pertandingan, angka yang sudah tidak bisa dikejar lagi oleh Madrid.

Kemenangan tersebut juga menutup el Clasico dengan dominasi Barcelona di hadapan pendukung sendiri. Dengan tiga laga tersisa, tim asuhan Hansi Flick tetap unggul jauh dan resmi mengamankan posisi di puncak klasemen.

Barcelona tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil alih pertandingan. Real Madrid sempat mencoba memberi ancaman lebih dulu lewat Vinicius Junior pada menit ke-2, tetapi Joan Garcia bergerak cepat dan mematahkan peluang itu.

Setelah lolos dari tekanan awal, Barcelona langsung membalas dengan cara yang lebih tajam. Marcus Rashford membuka skor pada menit ke-9 melalui tendangan bebas melengkung ke sudut kiri atas gawang, dan Thibaut Courtois tidak mampu menjangkaunya.

Gol cepat tersebut membuat Barcelona bermain lebih lepas. Mereka kemudian menjaga kontrol permainan dan terus menekan barisan belakang Madrid tanpa memberi banyak ruang untuk berkembang.

Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-18. Ferran Torres menyambut umpan Dani Olmo dengan penyelesaian yang tenang untuk menaklukkan Courtois dan membawa Barcelona menjauh 2-0.

Madrid berupaya menaikkan intensitas setelah tertinggal dua gol. Namun, alur pertandingan tetap lebih sering berada di bawah kendali Barcelona yang tampil lebih efektif dalam mengolah serangan.

Rashford kembali menjadi ancaman pada menit ke-26 lewat tembakan keras ke sisi kanan gawang. Courtois masih sigap menahan bola, dan penyelamatan itu membuat Madrid tetap bertahan dari kebobolan tambahan.

Menjelang turun minum, Rashford lagi-lagi mendapat peluang emas. Courtois kembali menunjukkan ketangguhannya dan menjaga agar selisih skor tidak melebar sebelum jeda.

Pada babak kedua, Barcelona tetap menekan dan tidak membiarkan Madrid leluasa membangun serangan. Fermin Lopez mencoba peruntungan pada menit ke-48, tetapi Courtois kembali berdiri di jalur bola.

Ferran Torres hampir menambah gol keduanya pada menit ke-56. Lagi-lagi Courtois tampil penting di bawah mistar dan menahan Barcelona tetap pada keunggulan dua gol.

Madrid sempat mendapat momen ketika Jude Bellingham berhasil menjebol gawang pada menit ke-63. Namun, wasit menganulir gol itu karena offside, sehingga harapan tim tamu untuk memperkecil ketertinggalan kembali tertunda.

Barcelona masih memiliki peluang untuk menambah gol sampai akhir laga. Robert Lewandowski mengancam pada menit ke-84, tetapi Courtois tetap sulit ditembus, lalu dua menit berselang Cesar Palacios mencoba mencari celah meski tembakannya melambung jauh di atas mistar.

Secara keseluruhan, laga ini memperlihatkan betapa efisiennya Barcelona dalam memanfaatkan kesempatan penting. Madrid bermain dengan intensitas tinggi, tetapi penyelesaian akhir mereka tidak cukup tajam untuk mengejar keadaan, sementara pertahanan Barcelona tetap disiplin sampai peluit akhir.

Barcelona turun dengan formasi 4-2-3-1, menempatkan Joan Garcia sebagai penjaga gawang. Di lini belakang ada Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, dan Eric Garcia, sedangkan Pedri serta Gavi mengisi lini tengah.

Sektor serang Barcelona diisi Marcus Rashford, Dani Olmo, Fermin Lopez, dan Ferran Torres. Di kubu Real Madrid, Thibaut Courtois berdiri di bawah mistar dalam skema 4-4-2, dengan Fran Garcia, Dean Huijsen, Antonio Rudiger, dan Trent Alexander-Arnold di lini belakang, lalu Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, dan Brahim Diaz di tengah, serta Vinicius Junior bersama Gonzalo Garcia di depan.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terbaru